Lihat ke Halaman Asli

Imaniawan

Penulis Pasif

Kelebihan dan Kekurangan Genteng Berbahan Keramik/Tanah Liat untuk Atap Rumah

Diperbarui: 17 September 2020   18:06

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

sumber: gentengwinata.com

Bahan baku pembuatan genteng rumah sangat bervariasi. Anda bisa memilih menggunakan material beton, kaca hingga keramik/tanah liat. Hingga saat ini, genteng yang terbuat dari keramik/tanah liat masih menjadi pilihan sebagian besar masyarakat. Selain mampu bertahan cukup lama, kesan estetik dari susunan genteng keramik/tanah liat menambah keindahan desain sebuah hunian.

Keunggulan Genteng Keramik/Tanah Liat

1. Harga Relatif Murah

Jika dibandingkan dengan genteng material lain seperti kaca, beton dan kayu, genteng berbahan tanah liat dibanderol dengan harga jauh lebih murah. Anda bisa mendapatkan genteng keramik/tanah liat mulai dari Rp 1.500,- saja per bijinya

2. Memiliki Bobot Yang Ringan

Berat genteng tanah liat atau keramik cenderung lebih ringan dibandingkan jenis genteng dengan material lainnya. Biasanya, bobot genteng jenis ini antara 1.3 kg hingga 3.4 kg per satuannya. Bobot yang ringan akan memudahkan Anda saat pemasangan maupun saat perbaikan.

3. Memiliki Daya Tekan Kuat

Proses pembuatan genteng tanah liat yang membutuhkan proses panjang membuat jenis genteng ini memiliki daya tekan kuat. Hal ini sudah teruji oleh beberapa pakar di bidangnya. Maka, tidak mengherankan jika pemakaian genteng untuk atap rumah tidak menemui banyak kendala dan bisa bertahan dalam kurun waktu yang lama.

4. Mampu Menyerap Suhu Panas

Keistimewaan yang dimiliki oleh genteng berbahan tanah liat adalah mampu menyerap panas dengan baik, sehingga udara atau suhu di dalam ruangan tetap terjaga kesejukannya. Anda bisa membuktikannya dengan penggunaan atap rumah dari kaca atau asbes. Pasti penggunaan atap asbes dan kaca akan terasa lebih panas bukan?

Kekurangan Genteng Keramik/ Tanah Liat

1.Mudah bocor jika tidak dirawat dengan baik

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline