Lihat ke Halaman Asli

Imam Muhayat

Karakter - Kompetensi - literasi

Analisis Fakta Cas, Cis, Cus Inggris-Ria, Pedagang Asong di Pantai Kuta-Bali: Sambungan Tulisan Sebelumnya Bag.-6

Diperbarui: 17 Juni 2015   19:57

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Bahasa. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcstudio

Untuk memahami makna belajar bahasa Inggris akan penulis kemukakan beberapa definisi yang dikutip oleh Sardiman, 1987: 22, Arikunto, 2013: 76. Sanjaya, 2008: 104  senada memberikan makna belajar sebagai berikut:

1.Cronbach memberikan definisi, "learning is shown by a change in behaviour as result of experience."

2.Horal Spears memberikan batasan lebih spesifik, "learning is shown to observe, to read, to image, to try something themselves,  to  listen, to follow direction."

3.Geoch memberikan definisi lebih pada penekanan hasil latihan, "learning is a change in performance as a result of practice."

Dari ke-tiga definisi tersebut di atas dapat dipahami, bahwa belajar adalah merupakan serangkaian perubahan tingkah laku atau penampilan melalui membaca, mengamati, mendengarkan dan menirukan. Namun, akan lebih baik apabila subjek belajar itu mengalami dan melakukannya.

Karena dengan mengalami dan melakukannya,  maka daya potensi yang terkandung seutuhnya pada diri seseoang akan lebih mudah terepresi pada perubahan kemampuan yang satu menuju kemampuan yang lain.

Kegiatan semacam ini diperlukan aspek kesadaran secara utuh oleh pedagan asong di pantai Kuta, Bali untuk melangkah pada tujuan belajar bahasa Ingris. Baik untuk usaha mencapai kesadaran dari dalam diri sendiri maupun aspek-aspek penunjang yang datang dari luar diri sendiri. (Priyatna, 1987: 87. Uno, 2008: 70. Fattah, 2012:  142 ).

Adapun proses belajar tersebut melalui tahap demi tahap, dan tahapan itu bisa terealisasi apabila terpola pada prinsip-prinsip di bawah ini:

1.Kesiapan (readiness), adanya kesiapan seseorang yang belajar berbahasa Inggris untuk menerima informasi yang baru, sehingga akan mempercepat proses belajar dan kegiatan kreatif, di mana pada tahap awal dalam bentuk yang pasif.

2.Pengulangan atau latihan, belajar semacam ini memberikan fenomena proses perulang-ulangan dan berlangsung secara kontinue serta mempunyai tujuan. Inilah sebagai bekal utuk memupuk kemampuan berbahasa Inggris seseorang hingga menjadi penguasaan dan keterampilan, karena pada hakekatnya bahasa merupakan keterampilan dalam penggunaan bahasa lisan.

3.Penyimpanan (retension), bahwa belajar adalah merupakan pengumpulan informasi dan materi pengetahuan dan berbagai macam hafalan dan ingatan. Dengan penyimpanan terhadap informasi dan materi pengetahuan akan menghindari kelupaan untuk mengungkapkan kembali apa yang disimpanannya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline