Lihat ke Halaman Asli

Ika Septi

TERVERIFIKASI

Lainnya

Kompor Canggihnya sih Gratis, tapi...

Diperbarui: 22 September 2022   17:18

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Memasak dengan kompor induksi|sumber: liputan6.com

Beberapa hari ini, beranda mamak mulai dipenuhi berita tentang program konversi gas elpiji 3 kg menjadi kompor listrik induksi.

Sebagai manusia gua, mamak merasa sangat minder dengan mamak-mamak sosialita yang lebih dulu ngerumpiin kompor induksi ini.

Mamak pun akhirnya garuk sana garuk sini dan menghasilkan sebuah gambaran akan program pemerintah yang sedikit bikin pusing kepala ... pundak ... lutut ... dan kaki, eh.

Jadi gini...

Pemerintah bergandengan tangan, walking hand in hand seperti yang didendangkan Sebastian Bach, dengan PLN dalam hal melancarkan program peralihan elpiji 3 kg alias gas melon hijau-hijau menggemaskan ke kompor induksi.

Dilansir dari laman Kompas, penggunaan kompor induksi dapat menghemat pengeluaran APBN hingga 330 Milyar per tahun.

Cetar, bukan?

Tapi apa sih kompor induksi itu?

Mamak taunya suntik induksi untuk mempercepat proses persalinan, heuheu.

Sebagai rakyat jelantah, mamak sudah berkenalan dengan kompor minyak tanah, kompor anglo yang pakai arang, kompor gas, dan kompor listrik biasa.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline