Lihat ke Halaman Asli

Hadi Santoso

TERVERIFIKASI

Penulis. Jurnalis.

Para Pekerja Media yang Susah Move On Selepas Pensiun

Diperbarui: 9 Agustus 2021   15:09

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pensiun dari pekerjaan lama, umumnya identik dengan memulai dunia yang baru. Meski tidak semua orang bisa move on.(Foto: MNC Media) 

 
Pernah sewindu bekerja di "pabrik koran" membuat saya berkesempatan mengenal banyak orang di ranah profesi ini.

Tidak hanya dengan rekan kerja sekantor, tapi juga kawan-kawan dari lintas perusahaan media. Dari yang umurnya sepantaran hingga mereka yang jauh lebih senior.

Ketika pada 2013 silam saya memutuskan pensiun dini sebagai pekerja media, relasi pertemanan itu tidak lantas lenyap. Masih berlanjut.

Kami masih bertukar komentar di postingan media sosial. Sesekali ngopi bareng bila ada acara yang membuat kami bersua. Atau mampir ke rumahnya bila memungkinkan untuk bertamu.

Tahun demi tahun berlalu, saya mendapati kabar, satu demi satu rekan senior di kantor maupun yang lintas kantor, beberapa sudah purnatugas. Pensiun.

Pensiun dari pekerjaan lama, umumnya identik dengan memulai dunia yang baru. Namun, yang saya tahu, beberapa dari mereka ternyata belum move on dari dunia mereka sebelumnya. Mereka tetap tidak berpisah dari dunia media.

Ada yang memutuskan untuk tetap bekerja di media dengan berpindah ke 'pabrik koran' lainnya. Ada pula yang membuat media online sendiri. Memulai dari nol.

Sudah terlanjur cinta, susah move on

Ya, tidak sedikit dari mereka, di usia yang sudah tidak bisa dibilang muda, masih memutuskan untuk berkarier di media.

Salahkah? Tentu tidak.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline