Lihat ke Halaman Asli

Kongkalikong dan Iwan Fals

Diperbarui: 24 Juni 2015   21:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Bang Iwan Fals .... lirik sosialnya sangat terasa dan menggema di seantero kehidupan kita.  lirik dan syairnya sebenarnya bisa jadi referensi para Pemimpin Bangsa. Nothing to Lose dan benar" mengagungkan kebenaran menjadi sentilan" yang mengena.

saya sedang tidak berkampanye tentang Bang Iwan, apalagi kopinya he..he..he

saya sedang terusik saja dengan lirik 17 Juli 1996 yang begitu sarat dengan pesan dan keinginan kita untuk merubah sikap (seharusnya)

Gonjang ganjing gonggongan anjing | Anjing herder sampai anjing peking | Dar der dor otak digedor | Dengan pelor hati di teror | Ngeles !...

Lagu ini dibuka dengan sebuah fenomena yang mengenas tentang banyaknya komentator yang berbicara, dari mulai pembicaraan yang berkualitas sampai yang kelas kacang goreng juga perang antar komunitas, golongan, kelompok yang berujung pada tindakan" anarkis dan teror sosial berkepanjangan.  ..... dan semuanya angkat tangan, gak mau disalahkan

Sas sis sus dengar desas desus | Banyak kasus bikin sakit usus | Hang heng hong berita bohong | Kongkalikong sindikat king kong | Cuek aje !...

ini fenomena terbaru, dimana kongkalikong, saling berkolusi, saling 'kedip mata' mulai terbuka.  sejak lama memang kong kalikong ini terjadi, tapi mungkin kali ini lebih syerem dan melibatkan banyak pihak sampai (konon) menyentuh pusat kekuasaan .... baru saja kita dihebohkan dengan maraknya mark up proyek, kolusi yang membuat seseorang menjadi pemilik sesuatu bernilai materi tinggi melalui model kongkalikong atau 'kedip mata'.  mungkin, karena ada yang iri (entah karena hati nurai atau memang gak kebagian jatah) mulai deh rame  dan menjadikannya sebagai kasus, desas desus dan yang kena, langsung pura" sakit usus

Kwek kwek kwek suara bebek | Merem melek denger geledek | Dalam benteng diadu gambreng | Bandar judi tambah mentereng | Untung banyak do’i !...

akhirnya memang benar para pembeli kekuasaan itu yang bisa mentereng dan (konon) pusat istana kekuasaan mulai saling adu sikut dan menjatuhkan atau menjadi martir atau diadu domba atau unjuk kekuasaan ..... dan akhirnya mulai deh saling berebut kekuasaan dan para cukong untung besaaaaaarrr

Sengkuni kilik sana sini | Kurawa dan Pandawa rugi | Dewa dewa kerjanya berpesta |Sambil nyogok bangsa manusia | Hancur !...

hedonisme menjadi modus baru untuk menghancurkan bangsa, tengok saja, oknum petinggi negeri ini mulai berpesta dan masih sedikit yang menggunakan hati, kemarin, seorang petinggi sebuah wilayah baru saja mencoret pengadaan mobil mewah 1,6 milyar untuk dirinya ... luar biasa. semoga semakin banyak yang seperti ini sehingga Sengkuni" itu akan jadi pengangguran

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline