Lihat ke Halaman Asli

Efrain Limbong

TERVERIFIKASI

Mengukir Eksistensi

Peran Kompasianer Sebagai Komunikator Pembangunan

Diperbarui: 12 November 2022   22:30

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Potret kesenjangan pembangunan yang ada di daerah.Doc Pri

Kompasianer mengemban peran sebagai komunikator pembangunan? Apa tidak keliru. Bukankah peran komunikator pembangunan itu menjadi tugas Pemerintah dari tingkat Pusat hingga Desa. Juga para Stakeholder dan Pemangku pembangunan lainnya.

Apalah arti seorang Kompasianer yang punya keterbatasan untuk mengambil peran sebagai komunikator pembangunan. Bukankah peran Kompasianer hanyalah sebatas menuliskan narasi (artikel), terkait realitas pembangunan yang ada disekitarnya.

Tidak perlu masuk lebih jauh kedalam menjadi komunikator segala yang sudah ada penanggungjawabnya. Lagipula bentuk komunikasi seperti apa lagi yang harus diperankan seorang Kompasianer seperti saya misalnya.

Memang tidak salah, jika ada anggapan peran komunikator pembangunan itu adalah tugas Pemerintah dan Stakeholder pembangunan lainnya. Karena secara perencanaan dan teknis, merekalah yang paling mumpuni.

Mereka jualah yang mengelola anggaran, serta mereka yang pula yang membangun sarananya. Maka segala sesuatu yang terkait pembangunan sudah menjadi tanggungjawab mereka, untuk intens mengkomunikasikannya ke publik. Agar pelaksanaan pembangunan tersampaikan dan tersosialisasi dengan baik.

Namun jangan salah sangka, karena
komunikator pembangunan yang dimaksud disini adalah, mereka yang menyebarkan hal-hal baru (inovasi) kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat melaksanakan hal baru tersebut, demi peningkatan taraf hidupnya.

Dengan kata lain mereka yang menyebarkan informasi untuk mendidik masyarakat. Agar lebih kreatif produktif dalam meningkatkan kesejahteraan dirinya, keluarganya, dan masyarakat sekitarnya dengan menyandang sebutan sebagai pelopor perubahan (agen of change).

Soal komunikator pembangunan tersebut, tertuang dalam buku Komunikasi Pembangunan karya Prof Hafied Cangara. Dimana dalam buku tersebut menyebutkan, salah satu kualifikasi yang dibutuhkan oleh komunikator pembangunan adalah, terampil berkomunikasi secara lisan dan tertulis.

Buku Komunikasi Pembangunan sebagai referensi. Doc Pri

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline