Lihat ke Halaman Asli

Efrain Limbong

TERVERIFIKASI

Mengukir Eksistensi

Jakob Oetama, Tajuk Rencana, dan Duka Kompasianer

Diperbarui: 11 September 2020   15:15

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Syukur tada Akhir. Jejak Langkah Jakob Oetama. Dokumentasi Pribadi

"Saya banyak belajar dan tidak pernah menyesal, ketika beralih dari cita-cita guru ke wartawan. Saya justru mendapat pencerahan dari pergaulan dengan dunia pers," Jakob Oetama.

Komtemplasi almarhum Jakob Utama diatas, tertuang dalam buku Syukur Tiada Akhir, jejak langkah Jakob Oetama yang disusun oleh ST Sularto, sebagai kado ulang tahunnya yang ke-80 tahun 2011 lalu. 

Dalam buku disebutkan, jika pencerahan dalam dunia pers diperkenalkan awal oleh orang seperti Rosihan Anwar, PK Ojong dan Pastur Oudejans yang secara kongkrit memikul pengembalian cita-citanya.

Sembilan tahun dari ulang tahunnya yang ke-80, Jakob Oetama menghembuskan napas yang terakhirnya pada Rabu kemarin di usia 88 tahun. 

Dunia Pers Indonesia seketika berduka dengan kepergian salah satu wartawan dan tokoh Pers yang mendirikan surat kabar harian Kompas bersama rekannya almarhum PK Oyong pada 28 Juni 1965.

Kepergian Jakob Oetama yang lahir pada tanggal 27 September 1931 itu membuat Indonesia kehilangan lagi sosok Pers senior yang sudah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia. 

Kehadiran Kompas Gramedia yang didirikan oleh Jakob Oetama dan PK Ojong, telah turut serta membangun tatanan peradaban tanah air, lewat jaringan media yang dimiliki. Salah satunya dengan keberadaan Plafform Blog Kompasiana yang didalamnya bergabung ribuan kompasianer termasuk saya sendiri.

Maka selaku Kompasianer, dalam suasana berkabung saya turut mengucapkan dukacita yang mendalam atas kepergian sosok yang senantiasa merasa bangga sebagai seorang wartawan dibanding sebagai pengusaha sukses dan manager.

Dalam buku Syukur Tiada Akhir menyebutkan, kebanggaan sebagai wartawan selalu disampaikan Jakob Oetama dalam berbagai kesempatan. Dimana jika ada yang menyebutkannya sebagai pengusaha sukses dan manager, itu terjad secara kebetulan saja.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline