Lihat ke Halaman Asli

Masuk Angin, Sakit Apa Sebenarnya?

Diperbarui: 4 April 2017   16:12

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Di Indonesia, penyakit "masuk angin" sungguh sangat populer dan sering kita dengar, kita ucapkan, dan kita alami. Dari Sabang sampai Merauke, dari anak-anak sampai usia lanjut, masyarakat kita sangat sering dan mudah merasa "masuk angin".

Istilah "masuk angin" mungkin hanya dikenal di negara-negara Asia, termasuk Indonesia dan China. Bangsa China juga punya istilah "Cin Fong" yang artinya persis sama dengan istilah "masuk angin". Dalam ilmu kedokteran tentu saja tidak ada istilah "masuk angin". Dalam pendidikan kedokteran juga tidak ada pelajaran tentang "masuk angin".

Tapi mengapa penyakit "masuk angin" ini begitu populer, begitu sering kita ucapkan dan kita alami secara nyata ? Apa sesungguhnya penyakit "masuk angin" itu ? Jika diterjemahkan secara sederhana, "masuk angin" seolah-olah kita artikan sebagai masuknya angin ke dalam tubuh secara tidak normal, baik jumlahnya ataupun tempat penumpukannya. Padahal tubuh kita - dalam hal ini saluran nafas dan paru-paru, memang harus kemasukan udara atau oksigen. Jika saluran nafas dan paru-paru kita tidak diisi udara atau oksigen, kita tentu sudah mati.

Tulisan ini mencoba menjelaskan  ( dari sudut pandang medis ) beberapa kemungkinan penyakit yang biasanya dirasakan oleh masyarakat kita sebagai penyakit "masuk angin". Tentu apa yang dibahas dalam tulisan ini semata-mata merupakan hasil pengamatan dan pengalaman kami sebagai tenaga medis, bukan hasil penelitian yang bersifat ilmiah, karena memang sesungguhnya tidak ada penyakit masuk angin.


.

Manifestasi klinis dari "masuk angin"


Beberapa kondisi badan yang sering dikeluhkan sebagai "masuk angin" antara lain :


  • Demam ringan yang diikuti pilek / flu
  • Rasa kembung
  • Rasa kembung yang disertai dengan sendawa-sendawa
  • Rasa kembung yang disertai dengan sering buang angin / kentut
  • Rasa kembung yang disertai dengan susah sendawa, susah buang angin, dan susah buang air besar
  • Rasa kembung yang disertai dengan mencret
  • Rasa kembung dengan gangguan / keluhan kencing
  • Rasa kembung yang disertai dengan rasa oyong-oyong / pusing / pening
  • Sendawa-sendawa jika badan diurut-urut / dipijat-pijat
  • Dan lain-lain.

Gejala-gejala atau keluhan-keluhan seperti tersebut di atas inilah yang sering membuat seseorang merasa "masuk angin". Tentu masing-masing keluhan tersebut mempunyai penyebab tersendiri.


.

A. Demam ringan yang diikuti pilek / flu


Kita sering merasa "masuk angin" ketika merasakan demam ringan dan di saat yang sama merasa akan mengalami pilek / flu. Keluhan ini sering kita rasakan misalnya setelah mengalami kehujanan, atau setelah lama terpapar pendingin (AC) di dalam ruangan ber-AC atau setelah melakukan perjalanan panjang dalam kendaraan ber-AC.

Dalam kondisi ini, "masuk angin" yang kita alami sebenarnya adalah awal dari penyakit influenza.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline