Lihat ke Halaman Asli

Interactive Games, Alternatif Media Pembelajaran Daring

Diperbarui: 1 Agustus 2021   21:15

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokumen pribadi

Datangnya pandemi yang kini telah berlangsung selama lebih dari satu tahun ini tentunya sudah membawa banyak perubahan bagi keberlangsungan aktivitas sehari-hari, tidak terkecuali pada kegiatan pembelajaran khususnya di sekolah. 

Minimnya kesempatan untuk dapat berkontak langsung secara fisik membuat kegiatan pembelajaran maupun bentuk komunikasi lainnya sebagian besar harus dilaksanakan secara daring melalui media sosial maupun melalui berbagai fasilitas pertemuan virtual seperti video conference untuk mencegah kemungkinan terpapar oleh virus yang menghadirkan adanya pandemi ini.

Kita semua tahu, bahwa satu tahun ini bukanlah perjalanan yang mudah bagi siapapun. 

Semua orang dari berbagai kondisi ekonomi maupun ranah profesi di seluruh belahan dunia dipaksa untuk beradaptasi agar tidak kalah oleh virus yang tidak bisa diremehkan ini. 

Meski begitu, seburuk-buruk keadaan pasti tetap ada nilai baiknya, jika kita mampu memanfaatkannya. 

Beruntungnya, kita tengah hidup di masa ketika berbagai fasilitas berbasis teknologi kini sudah sangat canggih dan relatif mudah diakses kapanpun dan dimanapun, cukup hanya dengan satu genggaman.

Di tengah situasi seperti saat ini, tidak sedikit orang terutama para insan muda berlomba-lomba memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai upaya membangkitkan kembali kondisi yang sempat jatuh oleh karena pandemi. 

Seperti halnya yang dilakukan oleh salah seorang mahasiswa UPI yang tengah melaksanakan kegiatan KKN di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Bandung, muncul sebuah ide untuk membuat media pembelajaran yang cenderung mudah untuk digunakan, namun tetap dapat memenuhi kebutuhan belajar peserta didik serta menyenangkan, cukup dengan menggunakan aplikasi yang sudah sangat umum digunakan, yakni Microsoft Office PowerPoint.

Berangkat dari keresahan para guru dan orang tua siswa yang mengeluhkan sulitnya melaksanakan kegiatan pembelajaran di tengah kondisi pandemi ini, seperti terbatasnya koneksi internet yang menyulitkan komunikasi antara guru dengan siswa selama pembelajaran daring, terbatasnya pengetahuan orang tua dalam membimbing anak belajar di rumah, sulitnya membagi waktu antara pekerjaan dengan waktu belajar dengan anak, menurunnya motivasi belajar anak, dan lain sebagainya, menghadirkan keinginan untuk menciptakan media pembelajaran yang dikonsep dalam bentuk permainan interaktif. 

Diharapkan melalui media ini, dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu sejumlah permasalahan yang dialami selama pembelajaran daring diberlakukan. 

Dengan memanfaatkan fitur hyperlink, aplikasi yang semula digunakan sebagai media presentasi ini dikembangkan menjadi wadah permainan yang dilengkapi dengan beberapa fitur seperti pemberian 'hint' untuk membantu menemukan jawaban dari pertanyaan yang dianggap sulit, penjelasan materi di setiap akhir tingkatan permainan yang disertai sumber referensi, pengadaan narasi suara, pengadaan jeda berupa ice breaking di tengah-tengah permainan, pemberian kata kunci di akhir permainan untuk memperoleh nilai, serta pemberian reward untuk menjaga motivasi belajar tetap stabil.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline