Lihat ke Halaman Asli

Nur Terbit

Pers, Lawyer, Author, Blogger

Press Release & Cara Membuatnya

Diperbarui: 6 Januari 2023   14:01

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Saya jadi moderator Dr Rully Nasrullah, M.Si (Kang Arul) di pelatihan menulis (foto dok Nur Terbit)

Apa Itu Press Release dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Tulisan ini awalnya saya jadikan status di laman Facebook (FB) saya @ Nur Terbit. Belakangan banyak yang respon. Jadi saya tulis lagi yang lebih panjang di Kompasiana ini.

Hampir setiap saat email saya menerima pesan press release (siaran pers) dari PR (Humas) perusahaan. Mungkin maksudnya untuk dimuat di media yang saya kelola. 

Karena sudah berkali-kali dapat email seperti itu, sekalian saya tawarkan saja untuk kerja sama hahaha... Bukankah itu solusi terbaik, dari pada mereka kirim press release dan hanya "menuh-menuhin" email saya? Iya nggak?

Celakanya, si pengirim email press release belum juga menjawab tawaran saya. Yang terjadi, si PR ini masih terus saja mengirim email ke saya. Dia gak capek-capek ngirim email, tapi saya sudah mulai bosan menerima emailnya

****

Menjawab email dari PR perusahaan yang ngirim press release (repro Nur Terbit)

Apa itu press release atau siaran pers? Ada beberapa definisi dan teori. Tapi intinya adalah sebuah tulisan ataupun rekaman yang ditujukan langsung pada media. 

Tujuannya untuk mengumumkan sesuatu yang memiliki nilai berita, tentu dengan maksud, agar terpublikasi di media massa, seperti yang saya terima melalui email.

Dalam beberapa artikel, juga disebutkan bahwa press release merupakan salah satu kegiatan dari humas (hubungan masyarakat), PR (public relation) untuk mempublikasikan lembaga melalui media massa. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline