Lihat ke Halaman Asli

Bagaimana Perubahan yang Terjadi pada Jurnalisme Indonesia Masa Depan?

Diperbarui: 7 Maret 2023   09:50

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jurnalisme Masa Depan (Sumber: canva.com)

Mulanya jurnalisme lebih banyak digunakan pada media konvensional, tetapi telah berkembang ke dalam media online

Proses produksi jurnalisme online dalam penulisan berita, dan proses distribusi dalam melaporkan fakta dan penyebarluasan berita menjadi lebih cepat melalui internet. 

Jurnalisme Konvensional vs Jurnalisme Online 

Faktor perbedaan utama yang terlihat sangat jelas antara jurnalisme konvensional dengan jurnalisme online terletak pada format dan gaya penulisan, di mana jurnalisme konvensional lebih bersifat kaku (menggunakan bahasa baku), sedangkan jurnalisme online bersifat lebih longgar. 

Selain itu, faktor keterbacaan yang lebih tinggi dan dapat memindai berita pada jurnalisme online. Pembaca juga dapat membaca berita kapanpun dan dimanapun.

Jurnalisme online di masa depan juga tidak hanya menggunakan teks dan gambar, tetapi sudah bersifat multimedia sehingga menjadi jurnalisme yang interaktif (Romli, n.d.).

Konsekuensi Perkembangan Media

Peralihan dari jurnalisme konvensional ke jurnalisme online menyebabkan jurnalis harus mampu mengoperasikan platform digital dengan baik. 

Selain itu, keberadaan jurnalisme online juga memberi dampak bagi masyarakat yang menyebabkan banyaknya berita yang tersedia di internet. 

Banyak data yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya sehingga sulit menemukan fakta yang kredibel. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline