Lihat ke Halaman Asli

Beda Pendapat Tiap Timses, Sosialisasi Visi Misi Batal

Diperbarui: 6 Januari 2019   22:11

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

(Sumber Kompas.com)

Ada banyak program dan bentuk acara yang sudah diberikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), diantaranya tentang rencana KPU untuk menfasilitasi masing-masing capres dan cawapres dalam menyampaikan visi misi.

Pihak KPU saat bertemu dengan kedua kubu yang dihadiri Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, belum lama ini membatalkan fasilitasi visi misi kepada masing-masing calon presiden dan wakil presiden.

Ketua KPU RI Arief Budiman menjelaskan, bahwa terdapat perbedaan pendapat dan tidak kesepakatan untuk pelaksanaannya. Akhirnya kegiatan tersebut tidak jadi dilaksanakan dan diserahkan kembali kepada masing-masing timses.

Rencananya, KPU ingin menghadirkan visi misi dan program yang akan disampaikan tiap capres dan cawapres. Untuk kegiatan ini, kubu Jokowi-Ma'ruf Amin  menilai cukup dilakukan oleh tim sukses saja, sedangkan kubu Prabowo-Sandiaga menginginkan penyampaian visi misi tersebut dilakukan oleh paslon.

Tidak terdapatnya kesepakatan dari masing-masing perwakilan yang diwakilkan oleh kubu Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga, akhirnya KPU memutuskan untuk membatalkan rencana tersebut.

Menurut KPU, jika tidak ada kesepakatan yang sama dari tiap-tiap Timses, hal ini bisa membuat repot KPU menyatukan ide yang berlawanan dari masing-masing pihak. Sumber

Tanggapan Kubu Jokowi

Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo, Aria Bima menjelaskan lebih detail alasan pihaknya menginginkan sosialisasi visi misi tiap paslon dilakukan dan disampaikan cukup melalui tim sukses saja, karena waktu yang diberikan berbentuk durasi dianggap tidak memadai dan kurang efektif menjelaskan secara lengkap. Terlebih lagi waktu yang disediakan hanya dua jam saja.

Aria menyebutkan, bahwa waktu yang tersedia dalam pelaksanaan debat nanti, yang direncanakan lima kali tampil bisa sekaligus dijadikan penyampaian visi misi.

Tanggapan Kubu Prabowo

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga sendiri menyayangkan batalnya acara untuk menambah penyampaian visi misi. Karena terdapat perbedaan pendapat tersebut.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline