Lihat ke Halaman Asli

Ribuan Guru Hadiri Puncak HUT PGRI ke-73

Diperbarui: 4 Desember 2018   05:14

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kompasiana.com - Puncak peringatan HUT Guru Nasional dan PGRI ke-73 di laksanakan di GOR Pakan Sari Bogor Jawa Barat (1/12). Hari yang bersejarah bagi guru ini dihadiri 44. 720 perwakilan guru se Indonesia dari TK sampai perguruan tinggi, Menteri Pendidikan dan Presiden Joko Widodo.  Puncak Peringatan dimeriahkan dengan tampilan tari kolosal Kedigjayaan Indonesia dari 1.000 siswa SeKabupaten Bogor dan beberapa tampilan lainya yang sangat menghibur. Tema pada Puncak peringatan kali ini adalah Meningkatkan Profesionalisme Menuju Pendidikan Abad 21.

 

Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyid Mengatakan, ini adalah ulang tahun kita bersama,  tetap semangat apapun yang kita hadapi sehari- hari dan solidaritas menjadi jiwa guru Indonesia. Setiap undangan dari  PGRI Presiden  tidak pernah absen ini menjadi bukti Presiden perhatian tehadap guru.

Kegiatan untuk memperingati HUT PGRI ini antara lain : Upacara bendera, simposium guru, pelatihan guru di 3T, festival guru menulis, talk show bersama, rangkaian olahraga dan seni,  penghimpunan donasi saudara bencana alam sukarela baik sumbangan berupa uang maupun tenaga pengajar dan pembangunan rumah2 guru dan masyarakat di daerah bencana dan lainya. Guru Indonesia diharap  terpanggil untuk melakukan kegiatan transformatif dan edukatif sebagai bukti bakti guru terhadap Negeri, tambah Unifah.

 

Pengangkatan guru yang sulit dan berbelit, sertifikasi yg sering tersendat untuk menjadi perhatian dan penyelesaian masalah diatas, sertifikasi pada triwulan 3 dan  4 banyak yang tertunda, agar administrasi guru disederhanakan,alur pemberian sertifikasi disederhanakan, perhatian guru swasta dan honorer, tegas Unifah. Unifah juga berpesan agar perjuangan PGRI sebagai mitra pemerintah senantiasa dilakukan dengan memperhatikan etika dan moral.

 

Pada kesempatan ini diserahkan juga Penghargaan Untuk Guru berdedikasi dan juara Festival guru menulis PGRI 2018 oleh Presiden Joko Widodo didampingi oleh Ketua Umum PB  PGRI.Pada peringatan ini juga dibacakan deklarasi guru Indonesia sebagai organisasi profesi untuk turut serta mengukuhkan kemajuan Bangsa dan negara.

Dalam sambutanya Presiden mengatakan bangga dapat merayakan HUT Guru dan PGRI ke -73 ini bersama para guru . Selamat hari guru nasional dan PGRI ke 73 ucap Presiden. Dalam RAPBN 2019 Pemerintah menggeser pembangunan dari program infrastruktur menjadi  program pembangunan SDM. Guru harus mampu memanfaatkan peluang yang ada. Peran guru menjadi agen-agen tranformasif dalam membangun talenta-talenta anak bangsa. Guru  memegang peran sentral dalam  Pendidikan abad 21 yang masuk ke dunia Virtual sehingga peran guru dituntut lebih kreatif dan menarik. Guru tidak dapat terganti oleh mesin. Guru yang membangun kreatifitas dan mengokohkan  persatuan dan kesatuan indonesia, ujar Presiden.

 

Secara bertahap pemerintah akan  merekrut guru yang tentunya disesuikan dengan APBN. Kuota pada perekrutan ASN 2018 tenaga guru sebanyak 114.000 orang. Pemerintah juga mendorong PP No 49 tahun  2018 tentang Pegawai dengan Perjanjian Kerja bagi yang melampaui usia maksimal degan hak yang sama dengan ASN. Presiden juga mengundang pengurus PB PGRI ke Istana Negara untuk membicarakan masalah- masalah yang berkaitan dengan guru.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline