Lihat ke Halaman Asli

Ayah Farras

mencoba menulis dengan rasa dan menjadi pesan baik

Puisi Anjing

Diperbarui: 24 Oktober 2021   20:23

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pict by Tribunnews. com

Anjing, lagi-lagi ramai sebut anjing

Anjing kurang apa lagi

Peran anjing digunjingkan

Cerita darah, luka dan gembira ada di anjing

Tak kau hiraukan suara anjing di pelosok dalam sangkar menanti kematian

Tak kau hiraukan anjing meringis dalam karung

Anjing ada di hati manusia 

Tak hanya di dalam hati

Anjing juga ada di atas piring sajian

Anjing ada dalam persabatan sejati

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline