Lihat ke Halaman Asli

Beraktivitas pada Era New Normal dengan Tas Siaga COVID-19

Diperbarui: 13 Agustus 2020   19:33

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

dokpri

Kamu tau apa itu New Normal...? 

Nah disini saya akan memberitahukan sedikit perihal apa itu New Normal sebelum kita memasuki pembahasan mengenai apa saja sih isi dari tas Siaga Covid-19.

New normal adalah langkah percepatan penanganan COVID-19 dalam bidang kesehatan, sosial, dan ekonomi. Skenario new normal dijalankan dengan mempertimbangkan kesiapan daerah dan hasil riset epidemiologis di wilayah terkait. Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan New Normal dengan pertimbangan stufi epidemiologis dan kesiapan regional.  Daerah yang R0 (jumlah reproduksi virus) kurang dari 1, dapat menerapkan new normal. 

Pemerintah daerah diizinkan untuk mempersiapkan new normal jika daerah mereka berada di tingkat moderat atau sedang. Dia menambahkan, beberapa sektor sedang mempersiapkan SOP untuk skenario new normal. Kita akan berdampingan hidup dengan virus Covid-19, pada saat pandemic ini virus corona tidak akan hilang dari muka bumi dalam waktu yang lama. Karena itu, istilah berdampingan lebih tepat digunakan daripada berdamai dengan virus corona.

 Mengenai protocol New Normal menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyiapkan pedoman protocol kesehatan seperti Langkah -- langkah pencegahan di tempat kerja atau ditempat umum, seperti cuci tangan, memakai masker, jaga jarak, jaga kesehatan, jangan menyentuh wajah, mereka menambah pedoman untuk memastikan ventilasi yang baik di dalam gedung, dan memakai masker di dalam ruangan tertutup dan penuh sesak.

 Indikator New Normal Saat Pandemi Corona : Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), beberapa indikator dari WHO dalam rangka skenario new normal di tengah pandemi corona. Indikator yang dimaksud adalah sebagai berikut :

  1. Tidak menambah penularan atau memperluas penularan atau semaksimalnya mengurangi penularan.
  2.  Menggunakan indikator sistem kesehatan yakni seberapa tinggi adaptasi dan kapasitas dari sistem kesehatan bisa merespons untuk pelayanan COVID-19.
  3. Surveilans yakni cara menguji seseorang atau sekelompok kerumunan apakah dia berpotensi memiliki COVID-19 atau tidak sehingga dilakukan tes masif.

Nah untuk itu saat beraktivitas di Era New Normal dimana pun berada ketika hendak keluar rumah sebaiknya menerapkan langkah pencegahan dasar COVID-19, terutama ditempat umum.

CARA BERAKTIVITAS di ERA NEW NORMAL

  1. Saat Diluar Rumah

Jangan memaksakan diri untuk keluar rumah jika tidak berkepentingan meskipun saat New Normal dengan adanya kelonggaran dari pemerintahan sekalipun kita tetap mewaspadai Virus. Ketika dari luar rumah sekiranya langsung melakukan beberpa hal berikut :

  • Semprotkan disinfektan ketubuh sebelum memasuki rumah
  • Membuka alas kaki sebelum memasuki rumah
  • Ketika memasuki rumah sekiranya langsung mengganti pakaian dengan pakaian baru dan langsung memasukkannya ketempat cucian yang tertutup.

 2. Ketika Menggunakan Transportasi Umum

Nah kamu yang selalu menggunakan transportasi umum untuk bepergian hendaknya selalu membawa helm pribadi (untuk pengguna ojol), selalu menjaga kebersihan dengan memakai hand sanitizer dengan tidak menyentuh wajah ketika tangan belum bersih. Ketika berada ditransportasi umum seperti bus atau kereta api pastiin mengurangi interasi dengan orang lain dan selalu enjaga jarak sekiranya 1 meter dengan orang lain.

  3. Saat Bekerja di Kantor

Pada saat New Normal banyak kantor yang memulai dengan bekerja kekantor lagi untuk itu penting saat berada dikantor untuk melakukan jaga jarak min 1 meter dengan rekan kerja yang lain. Saat hendak memasuki kantor pihak hantor harusnya menyediakan bilik disinfektan dan pengecekan suhu tubuh sekiranya menyediakan hand sanitizer pula untuk memenuhi protocol kesehatan.

 4. Ketika Berbelanja di Pusat Perbelanjaan

Ketika kamu mengunjungi pusat perbelanjaan yang tempat ramai orang seperti Mall, pasar tradisional, atau lainnya, kamu tetap harus menjaga jarak aman dari protocol kesehatan yaitu 1 meter. Dan ketika berada diMall biasakan untuk bertransaksi dengan metode pembayaran nontunai. Usahakan untuk tidak berlama-lama saat berbelanja dipusat perbelanjaan dengan membiaskan telah melist apa saja barang-barang yang akan dibeli.

 5. Ketika berada di Tempat Layanan Kesehatan   

Saat Pandemic ini ketika kita lebih menerapkan untuk Stay At Home banyak dari layanan kesehatan sudah bisa diakses lewat media online, yaitu menggunakan fasilitas telemedicine. Kamu sudah bisa menggunakan applikasi ataupun mengunjungi web-web resmi pusat layanan kesehatan untuk menanyakan perihal keluhan-keluhan yang akan langsung ditangani oleh dokter ahli dari bidangnya. Konsultasi yang diberikan dan penanganan yang akan diberitahukan kepada pasien secara online ini memudahkan dan menghindari dari Virus COVID-19 bukan. Oh iyaa bisa juga Telepon 119 Ext 9 mengenai hotline seputar Covid-19 atau bertanya langsung kerumah sakit terdekat untuk penganan Covid-19.


Nah itu baru seputar Bagaimana Cara Saat Beraktivitas di Era New Normal saja,, langsung saja nih memasuki apa saja sih Tas Siaga pada saat Pandemic Covid-19?

TAS SIAGA COVID-19

Apa saja sih isi dalam Tas Siaga Covid-19

  • Multivitamin untuk menambah stamina
  • Sabun Cair dan Handsanitizer (semprot disinfektan)
  • Tisu basah dan Tisu Kering
  • Alat Makan Pribadi untuk menghindari dari penularan
  • Botol Minum
  • Perlengkapan Ibadah
  • Masker Cadangan dan Jangan Lupa Tempat atau kresek habis mekai masker
  • Tas Belanja atau Totebag untuk berbelanja
  • Helm Pribadi untuk pengguna Ojol

Nah itu saja yang dapat diberitahukan  kepada teman -- teman sekalian mengenai bagaimana sih Beraktivitas selama New Normal dengan Tas Siaga Covid-19. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline