Lihat ke Halaman Asli

Fauziyah Kurniawati

A Genuine Dreamer

Di Ruas Malam ini Ada yang Tersesat

Diperbarui: 27 April 2022   00:09

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

pinterest.com/realfunwow

dari wajah langitlah puisi ini pertama kali kubacakan

kau tinggalkan fosil kupu-kupu di teras rumah tuan tanah

seperti badai bulan april yang berkecamuk di antara celah hujan dan matahari

beberapa pekan lalu, ketika aku masih terlalu belia untuk berpuisi.

karena di atas tungku cinta pun terbakar menjadi abu

di antara ruas merah saga awan dan malam-malam khidmat

kau terbelalak mendekap segala tatap di mataku

sampai semua catatan yang tertulis pada lintas memo

untuk sekedar menghilangkan pengap

sambil menunggu jemputan angin yang akan  membawa senyum kita,

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline