Lihat ke Halaman Asli

Outcome Income Negara dengan Adanya FIBA World Cup 2023

Diperbarui: 30 Maret 2020   19:44

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ekonomi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Caruizp

Ajang olahraga memang merupakan salah satu ajang kompetisi yang paling disukai oleh seluruh penduduk di seluruh negara di dunia ini. Bola basket merupakan salah satu bidang olahraga yang ditekuni hampir setiap negara di bumi ini. 

Seperti yang kalian tahu bahwa salah satu negara dengan pencapaian basket terbaik adalah negara Amerika, mereka berulang kali memenangkan kejuaraan tingkat internasional bahkan kejuaraan nasional mereka sendiri popularitasnya mengalahkan kejuaraan basket tingkat internasional.

Hal ini disebabkan oleh manajemen dari event atau acara tersebut didukung langsung oleh negara itu sehingga popularitasnya bisa mengalahkan FIBA world cup. 

Pihak negara mendukung hal tersebut dengan menjamin bekas atlet mereka akan dipekerjakan sebagai abdi negara atau kembali sebagai manajemen atau official dari tim-tim besar Amerika. Hal tersebut yang menjadi motivasi para atlet disana sehingga mereka merasa terjamin sebagai pemain basket.

Indonesia sendiri merupakan negara berbakat dalam olahraga dengan memiliki potensi-potensi yang hampir tidak dimiliki negara lain. Namun perbedaanya adalah di Indonesia sendiri tidak menjamin para atlet mereka untuk kehidupan mereka setelah menjadi atlet untuk membela negara. 

Kebanyakan para atlet ditelantarkan dan tidak dipedulikan lagi layaknya buah manis sepah di buang. Hal ini yang menyebabkan banyak penduduk indonesia kurang berminat mengadu nasib mereka dalam dunia olahraga, belum lagi akibat cidera yang mereka tanggung akibat dari membela negara mereka sendiri. 

Mungkin pemerintah saat  ini sudah mulai memikirkan nasib para atlet mereka setelah mereka berhenti sebagai atlet. Tapi tetap asaj akibat trauma pada periode-periode sebelumnya masih banyak orang trauma melihat nasib para atlet-atlet profesional Indonesia. 

Hal ini berdampak langsung kepada opsi pemain yang akan mewakili negara tersebut karena jumlahnya sangat sedikit bahkan secara perlahan menghilangkan potensi dari atlet2 itu sendiri.

Untuk terselenggaranya FIBA World Cup 2023 Indonesia tidak sendiri, Indonesia dibantu negara-negara tetangga seperti Filipina dan Jepang namun teteap saja merupakan tanggung jawab Indonesia untuk menyelenggarakan event ini sebaik-baiknya demi melancarkan acara ini. 

Acara ini sekaligus ajang untu mempromosikan Indonesia itu sendiri karena akan banyak warga asing yang akan datang untuk mendukung negara mereka dalam ajang ini. 

Namun ini juga sekaligus menambah pengeluaran negara karena untuk menari dan membuat nyaman pengunjung diperlukanya biaya untu memoerbaiki sarana dan prasarana yang digunakan para atlet maupun pengunjung. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline