Lihat ke Halaman Asli

Arnold Adoe

TERVERIFIKASI

Tukang Kayu Setengah Hati

Sepotong Iba untuk Ridho Rhoma

Diperbarui: 8 Februari 2021   19:40

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Penyanyi dangdut Ridho Rhoma saat bacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (5/9/2017).(KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG)

"Saya ingin menyampaikan saya memohon maaf atas kegagalan saya tidak berusaha melawan adiksi saya," kata Ridho Rhoma kepada wartawan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/2/2021).

Tak sedikit orang  yang marah ataupun mengumpat untuk apa yang terjadi pada Ridho Rhoma, putra mahkota raja dangdut, Rhoma Irama. Ridho terjaring narkoba. Lagi.

Ini kali kedua Ridho terlibat erat dengan barang haram itu, dan sangat disayangkan karena belum genap dua bulan dia menghirup udara bebas setelah lebih dari setahun, dia mendekam dipenjara dan direhabilitasi. Ancaman hukuman kali ini bisa mencapai 12 tahun penjara.

Wajah sendu Ridho menunjukkan bahwa dia memang tak bisa membela diri, dia juga tahu, bahwa akan banyak yang marah, mengumpat dirinya. Bisa saya dan anda, kita.

Saat berhadapan dengan pers, mengenakan rompi oranye, dengan wajah memelas, Ridho hanya berkata pendek seraya meminta maaf. Maaf karena apa? Maaf karena gagal melawan kecanduan atau adiksi dia terhadap narkoba.

Dia tahu bahwa keluarga, teman dekat fans atau bahkan orang yang tidak mengenal dirinya kecewa pada dirinya, karena itu, Ridho tak ingin bicara terlalu banyak, dia kecewa dengan dirinya sendiri.

Saya lalu merasa iba, kasihan dengan Ridho. Saya tahu persis bahwa tak mudah melawan narkoba.

Bukan berdasarkan pengalaman pribadi, tapi saya memiliki seorang teman yang memiliki pergumulan serupa dengan Ridho, sebut saja namanya Mario.

Saya tak pernah melihat Mario sakau, tapi Mario sering menampakkan diri, terlihat seperti orang yang sedang memakai barang terlarang, dia pernah bercerita, ekstasi.

Mario tak sering, tapi juga bercerita susah lepas dari penggunaan barang tersebut. Kapan dia menggunakannya? Saat dia ada masalah, lebih banyak masalah keluarga.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline