Lihat ke Halaman Asli

ANUGERAH OS

~Penghobi hitam dan penggemar manis. HITAM MANIS, itu saja~

Dongeng | Takluknya Si Raja Pembohong

Diperbarui: 18 Desember 2023   14:14

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber Gambar :syaharbanu.blogspot.com

Alkisah...

Tersebutlah sebuah kerajaan yang dikenal dengan nama Kerajaan BBM atau kerajaan "Bohong-bohong Melulu". Kerajaan ini diperintah oleh seorang Raja perkasa, bernama Raja Bobohong. Raja Bobohong adalah seorang lelaki gagah berani, pantang mundur dari kebohongan. Sang Raja yang piawai dalam berbohong itu, diberi gelar BOBOHOAX I.

Selama diperintah oleh Raja Bobohong, masyarakat di kerajaan BBM hidup rukun damai, berkecukupan dan makmur sentosa. Hal ini dikarenakan Raja Bobohong adalah seorang Raja yang baik hati meskipun sering bohong sini bohong sana. Dalam praktik kehidupan di kerajaan itu, hampir tidak ditemukan kejujuran di sana, selain segumpal hati dari orang-orang yang sebenarnya tidak setuju dan menolak cara hidup seperti itu. Tetapi, begitulah yang terjadi, ala bisa karena biasa, bohong-bohong sudah seperti bagian hidup yang tak bisa dipisahkan dari keseharian mereka. Orang tua menjadikannya alat tawar menawar jual beli atau sebagai bahan lelucon di kedai-kedai minum. Permainan anak-anak menjadi kurang seru tanpa disertai saling berbohong, Sehingga jadilah sebuah ujar-ujar di kerajaan itu, TIADA KESAN TANPA KEBOHONGANMU.

Tetapi semakmur-makmurnya dan serukun-rukunnya keadaan rakyatnya, di sana, di istana Kerajaan, ternyata ada juga yang mengganggu kehidupan Sang Raja. Sedamai apapun kondisi yang tampak di luar istana, kontras dengan suasana hati Baginda, ada hal yang mengganjal jauh di kedalaman jiwanya. Kekurangan yang telah mendera batinnya selama bertahun-tahun, PUTRA MAHKOTA.

Yah, tidak lagi menjadi sebuah rahasia. Raja Bobohong tidak mempunyai penerus tahta kerajaan yang bakal jadi pengganti dirinya sebagai pemerintah di Kerajaan BBM. Suatu keadaan hati yang tidak mungkin dibohongi oleh raja pembohong itu, bahwa dirinya mendambakan seorang anak laki-laki sebagai pewaris mahkotanya nanti. Hari berganti hari, usia sang raja semakin senja, tiga orang isterinya tidak satu pun yang memberinya anak laki-laki. Tiga belas orang anaknya, kesemuanya putri.  Sungguh membuatnya gelisah, sebab pantang kerajaan diperintah seorang putri.      

Kegelisahan hati Sang Raja telah sampai pada puncaknya. Rasa sabar penguasa tunggal di kerajaan BBM itu sudah mencapai batasnya. Penyebabnya, adalah tersiarnya kabar di negeri tetangga yang sudah menobatkan seorang raja baru sebagai pengganti penguasa yang lama. Raja Bobohong menjadi gelisah galau merana dibuatnya, uring-uringan terserang rasa gerah dan cemburu yang teramat sangat setelah mendengar kabar berita tak mengenakkan itu. Maka segeralah dikumpulkan pembesar-pembesar kerajaan untuk melaksanakan pertemuan nan maha penting.

Sidang pun digelar, seluruh pejabat istana diundang untuk menghadiri pertemuan dadakan itu. Pada akhirnya diputuskanlah melalui sabda Sang Raja tanpa meminta persetujuan seluruh hadirin peserta rapat, akan diadakan sayembara berbohong lebih cepat dari jadwal biasanya. Perhelatan yang sebelum ini diselenggarakan di setiap penghujung tahun, kali ini dipercepat sesuai perintah Sang Raja yang merasa panas karena mengingat usia yang semakin hari semakin bertambah tua... dan semakin panas setelah tersiar kabar, negeri tetangga sudah menobatkan seorang raja baru.

***

Sudah menjadi tradisi di kerajaan BBM setiap tahunnya, menghadirkan putra-putra pembohong terbaik negeri unjuk kebolehan berbohong menantang sang raja pada sebuah pagelaran sayembara berbohong.  Sayembara yang sudah dirintis sejak sepuluh tahun terakhir ini, memperebutkan hadiah utama, Mahkota Sang Raja. Tujuannya tak lain tak bukan adalah untuk mencari putra mahkota yang dapat menggantikan Raja Bobohong yang sudah mulai menua itu. Bertahun-tahun sayembara berbohong diadakan, namun sampai hari ini belum jua didapatkan seorang pembohong ulung yang dapat didaulat menjadi pengganti Raja. Sayembara tahun ini akan menjadi yang ke-11 kalinya di Kerajaan BBM, Raja Bobohong menantang laki-laki di negerinya ataupun dari negeri tetangga dengan janji hadiah diangkat menjadi putra mahkota dan diperkenankan mempersunting salah seorang putrinya.

Raja Bobohong memang sudah lama mendambakan seorang putra di istananya.  Kerajaan yang dibangunnya dengan berlandaskan kebohongan ini terancam runtuh, sebab belum lagi ada seorang tangguh yang bisa mengalahkan ilmu bohongnya.

***

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline