Lihat ke Halaman Asli

Anthony Tjio

TERVERIFIKASI

Retired physician

Kesan Hari Kelima Wajib Karantina di Hong Kong

Diperbarui: 19 September 2020   07:08

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto pribadi

Begini rasanya seekor katak di dalam tempurung. Dunia luar hanya secupit pemandangan di luar jendela. Selama 14 hari di dalam wajib karantina ketibaan di Hong Kong, hari ini (16/09) baru hari ke-5 mendekuk di dalam kamar hotel.

Hotel wajib karantina sudah ditentukan, kita pilih ini yang terletak di Tsim Sha Tsui, pikirnya di daerah Kowloon yang paling convenient.

Di kepetangan malam hari, taxi dari bandara membawa kita kesini, kelihatan sini bukan daerah yang layak ditinggali. Sedikit banyak ada perasaan yang menguatirkan keamanannya, tetapi apa boleh buat, tidak banyak hotel yang rela ditugaskan sebagai penampungan karantina.

Sudah memesan kamar yang lebih bagus, yang agak mahal, katanya dengan pemandangan kota dan sebagainya. Kamarnya kecil, sempit dan dangkal di tingkat 15. Tidak ada meja, tidak ada kursi duduk, dan tidak disediai lemari, hanya ada 2 baris ranjang, kamar sudah sesak.

Dekornya sewaktu jaman Susie Wong, lapisan kertas tembok motip dedauanan yang di sana sini sudah mengupas. Untungnya ranjang-ranjang berupa dipan yang cukup tinggi, di kolongnya bisa buat menyembunyikan koper, kalau bukan begitu, harus melangkah diatas ranjang untuk masuk ke dalamnya kamar.

Foto pribadi

Ada TV ukuran 36 inci, hanya menyiarkan beberapa kanal local, mencoba cari pengabaran  kerusuhan pro-demokrasi dan pengrusakan Hong Kong, yang selama beberapa bulan tidak terkendalikan, juga tidak ada.

Kurang demokrasi apa di Hong Kong sekarang ini, ketimbang di waktu jajahan imperialis dulu itu? Kedoknya terbongkar, ternyata pengrusakan kota secara sistematis itu merupakan hasutan CIA untuk menggoncangkan stabilitas negeri China.

Beberapa pemuda yang memimpin kerusuhan itu adalah bayaran, yang sudah menjadi kaya raya. Begitu pun, sekarang mereka minta imigran pelindungan juga ditolak oleh Amerika, melarikan diri ke Taiwan juga ketangkap. Terus memuntahkan daftar mata-mata Amerika yang selama ini ditanamkan dalam pemerintahan Hong Kong.

Foto pribadi

Bulan September pas musim hujan angin yang disebut mansoon. Udara sangat panas, sekitar 32 derajat Celcius, untungnya aircon hotel ini kencang, sewaktu-waktu masih harus diistirahatkan, kamar kedinginan.

Foto pribadi

Sehari ini kebetulan keluar matahari, walau hanya sekejab saja, sebelum terbenam di belakang hutan pencakar langit di sekitar, cepat-cepat berjemur sejenak, sekedar meresap manfaatnya untuk menambah vitamin D, supaya menghindari depresi yang bisa dikarenakan oleh pengurungan.

Karantina berarti dikurung dalam kamar selama 14 hari untuk meyakinkan bebas Covid19, kita masing-masing dikenai gelang sensor tahanan sewaktu masuk di bandara.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline