Lihat ke Halaman Asli

Gaya Hidup Baru Menjadi Kunci untuk Terwujudnya Net-Zero Emissions di Negara Indonesia

Diperbarui: 21 Oktober 2021   23:18

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber_Gambar: Dokumen_Pribadi

Teman-teman semua, apakah kalian setuju dengan pernyataanku yang mengatakan bahwa "usia bumi sudah tidak muda lagi". Yah aku pribadi merasakan hal tersebut, bumi sudah tua dan mendekati pada kehancuran jika tidak dijaga dengan baik oleh umat manusia. Kalian tidak percaya? terdapat bukti nyata yaitu kondisi bumi saat ini sering terjadi bencana alam dan perubahan iklim (kondisi cuaca yang sangat tidak teratur).

Kenapa hal ini bisa terjadi? Salah satu penyebabnya karena kita kurang memiliki kepedulian dalam menjaga bumi, perilaku manusia dapat dikatakan lebih cenderung menghancurkan dibandingkan dengan menjaga. Coba kita bersama-sama mencermati dengan baik, sesungguhnya telah banyak himbauan yang menyatakan "pemanasan global dapat membuat bumi kita menjadi hancur".

Tetapi kenyataannya kita seakan tidak peduli dan malah asyik dengan gaya hidup yang dapat mengakibatkan pemanasan global menjadi lebih besar. Aku pribadi sangat peduli dengan permasalahan pemanasan global, karena faktanya pemanasan global memang sangat berbahaya pada keberlangsungan bumi.

Sumber_Gambar: theconversation.com_Dengan_Desain_Pribadi

Lalu timbul pertanyaan, apa faktor utama yang bisa membuat pemanasan global bisa terjadi? Salah satu faktor yang membuat pemanasan global dapat terjadi yaitu besarnya emisi karbon yang lepas ke atmosfir bumi.

Net-Zero Emissions Menjadi Kunci Menyelesaikan Permasalahan Pemanasan Global

Sumber_Gambar: intermtnwindandsolar.com_Dengan_Desain_Pribadi

Harus diakui bahwa emisi karbon sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kehancuran pada bumi jika tidak segera untuk diatasi. Aku percaya bahwa masih banyak dari kita yang belum mengetahui tentang emisi, sesungguhnya emisi merupakan zat-zat pembuangan yang beracun dan dapat membahayakan makhluk hidup serta mencemari lingkungan. 

Pemakaian emisi karbon secara berlebihan dan dilakukan secara terus-menerus juga dapat mengakibatkan suhu udara menjadi meningkat dan menyebabkan pemanasan global.

Permasalahan ini memang harus segera diatasi, seluruh Negara perlu memperhatikan permasalahan emisi agar tidak terjadi pemanasan global yang lebih besar. Maka dari itu tercetus penandatanganan Paris Agreetment yang diikuti sebanyak 195 Negara dunia termasuk Indonesia. Adanya Paris Agreetment diharapkan akan membuat permasalahan emisi di setiap Negara dapat terselesaikan dengan baik.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline