Lihat ke Halaman Asli

Aymara Ramdani

Orang yang hanya tahu, bahwa orang hidup jangan mengingkari hati nurani

Slank dan Islam Cinta

Diperbarui: 6 April 2018   10:16

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

foto taken https://dimassku.wordpress.com/2014/02/24/slank/

“Bicara kita hanya CINTA dan CINTA

Satu CINTA Hilangkan naluri saling menghancurkan”

#Slank#PulauBiru#

Aku begitu bersyukur hidup pada masa muda di era 90-an, kenapa? Karena di era tersebut karya musik maupun sastra berada pada masa jayanya (peak performance). Karya-karya yang di hasilkan adalah sebuah mahakarya dari perpaduan antara kualitas bermusik, arranger dan syair yang saling mengisi dan menyempurnakan. Ia tidak hanya easy listening, bahkan ia mampu membawa pendengarnya dan para penggemarnya akan selalu teringat dengan sebuah mahakarya tersebut. Bahkan tak jarang syair-syair lagu yang diciptakannya bersentuhan langsung dengan apa yang di rasakan oleh para penggemarnya itu. Nah salah satu musisi grup band yang mampu mengubah pola pikir para penggemarnya adalah Slank.

Slank sekarang ini sudah bertranformasi dari anak-anak muda yang slenge’an, urakan, menjadi sebuah grup musik yang idealis yang begitu kental terhadap kampanye Perdamaian. Cinta, Persatuan dan Saling menghargai. Hingga Slank membuat suatu Jargon yang sangat top sekali menurut saya yaitu P.L.U.R yang definisi singkatnya adalah

PEACE : Letting go of fear and living at Peace with oneself,one another,and the world for a greater good.

LOVE : as one learns to love oneself,one is able to love everyone else unconditionally.

UNITY : a mutual,corporate b
ond is formed resulting from the love and peace experienced with one another.

RESPECT : because of peace,love and unity,one can accept others regardless of their beliefs or background.

Jika diperas lagi menjadi makna dari jargon P.L.U.R itu adalah, Damai, Cinta, Persatuandan Menghargai

Nah dalam konser Slank in Love semalam, saya jadi begitu kagum dan salut serta memberikan apresiasi yang begitu tinggi, bukan hanya membungkukkan badan atau angkat topi, kepada Bunda Iffet yang sudah memasuki usai ke 81, karena, jika tidak ada pertolongan dari Allah (pastinya) dan juga Bunda Iffet, mungkin Slank tidak bisa bertahan dan bersih dari Narkoba bahkan berhenti merokok. Whatss.. itu yang diucapkan Bimbim di sela-sela konser tersebut . Gema-gema doa yang di panjatkan BUnda Iffet di relung hati yang paling dalam di dengar oleh Allah Swt. Prosesnya jangan ditanya, perjuangan sudah pasti luar biasa. Dengan kasih dan sentuhan CINTAnya serta Kesabaran yang di berikan Bunda Iffet kepada Slank. kita lihat slank sekarang ini. itulah buah tangan dinginnya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline