Lihat ke Halaman Asli

5 Manfaat Daun Jarak bagi Kesehatan Salah Satunya untuk Mengurangi Ketombe

Diperbarui: 27 Desember 2023   13:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Tanaman jarak dengan nama latin Ricinus communis merupakan tanaman yang dapat tumbuh secara liar tanpa membutuhkan perawatan khusus. Setiap bagian dari tanaman ini menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan.

tanaman jarak dikenal karena kandungan minyaknya yang berguna sebagai bahan pestisida atau bahan biodiesel. Tanaman ini masih banyak digunakan oleh masyarakat indonesia sebagai obat herbal.

Tanaman jarak mengandung antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, dan berbagai khasiat obat lainnya. Untuk merasakan khasiat dari daun ini dapat diolah dengan  cara direbus dan diminum, bisa juga dengan dihancurkan atau ditumbuk lalu dioleskan ke bagian yang diperlukan. 

Berikut ini 5 manfaat daun jarak di lansir dari halaman halodoc.com.

1. Obat Herbal untuk Penyakit Kuning

Penyakit kuning atau jaundice (ikterus) adalah kondisi ketika terjadi perubahan warna kulit, bagian putih mata, dan membran mukosa menjadi kekuningan. Penyakit ini dapat terjadi jika hati tidak dapat secara efisien memproses sel darah merah saat dipecah.

Salah satu penelitian mengatakan adanya efek senyawa aktif pada daun jarak yang bisa berfungsi untuk menjaga kesehatan hati.

Cara menggunakannya adalah menumbuk daun hingga halus, lalu dicampur dengan air kelapa. Racikan ini dipercaya bisa memberikan kesembuhan bagi pasien yang mengalami penyakit kuning.

2. Melawan bakteri

Daun jarak mengandung senyawa aktif thymol. Senyawa ini memiliki sifat antibakteri yang dipercayai mampu melawan bakteri secara efektif. sehingga sering dimanfaatkan untuk melawan infeksi bakteri. Teruma bakteri seperti E. coli, S. aureus, K. pneumonia, dan bakteri jenis Strep.

Namun meskipun begitu penggunaan daun jarak yang dipercayai mampu melawan bakteri perlu diteliti lebih dalam. Jika terkena infeksi bakteri disarankan untuk mengunjungi klinik atau rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline