Lihat ke Halaman Asli

Pemakaman Gorbachev, Putin Tidak Bisa Hadir

Diperbarui: 2 September 2022   22:30

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Putin meletakkan buket mawar merah di dekat peti mati terbuka Gorbachev: Foto Associated Press 

Meski banyak pemimpin dunia mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Gorbachev,  namun tampaknya tidak ada pemakaman kenegaraan. Jadi berkemungkinan politisi Barat tidak perlu datang ke Rusia.

Gorbachev dihormati di Barat, tapi  tidak populer  di Rusia.
Mikhail Gorbachev bagi sebagian orang adalah simbol kebebasan, tapi bagi sebagian lagi adalah simbol kemunduran.
Putin telah mengkonfirmasi ketidak hadirannya di Pemakaman Gorbachev.

"Kami tahu bahwa upacara utama akan diadakan pada 3 September, serta pemakaman, tetapi jadwal presiden tidak mengizinkannya untuk berada di sana," kata juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov.  

Putin dikatakan telah melakukan kunjungan pada hari Kamis sebelum memulai perjalanan kerja ke daerah kantong Baltik Kaliningrad di barat negara itu.

Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson , bersama dengan para pemimpin Barat lainnya, juga tidak akan dapat menghadiri pemakaman karena mereka dilarang memasuki negara itu.

Namun, tayangan TV Rusia hari Kamis menunjukkan Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi peti mati mantan Presiden Soviet Mikhail Gorbachev di Moskow.

Menurut gambar yang disiarkan di televisi, Vladimir Putin sudah pergi ke Rumah Sakit Klinik Pusat (TSKB) di Moskow pada hari Kamis.

Putin meletakkan buket mawar merah di dekat peti mati terbuka pemimpin tertinggi Uni Soviet.

Putin juga  berhenti selama beberapa detik, memandangi jasad Putin, lalu  menundukkan kepalanya dengan hormat.

Putin disebut menyentuh peti mati, membuat tanda salib dengan tangannya dan berjalan pergi.

Mikhail Gorbachev yang meninggal pada Selasa malam  disebut
tokoh politik besar abad ke-20.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline