Lihat ke Halaman Asli

PSG Pati, Kiprah Klub Sultan yang Tak Mulus di Liga 2 2021

Diperbarui: 26 November 2021   18:07

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pemain PSG Pati, Osas Saha. (Foto: instagram/psgpati)

PSG Pati adalah salah satu tim pendatang baru di kompetisi Liga 2 2021, mereka sendiri hadir setelah mengakuisisi klub asal Liga 2 Putra Sinar Giri (PSG) Gresik yang baru musim ini promosi setelah berjuang di Liga 3 2019.

Adalah Saiful Arifin yang menjadi pemilik PSG yang baru setelah membeli saham dari pemilik terdahulu. Pria 46 tahun ini adalah Wakil Bupati Pati. Dia boleh dikatakan sebagai orang baru di sepak bola Indonesia, namun memiliki visi dan misi yang khusus untuk memajukan persepakbolaan di Pati dan umumnya, Indonesia.

Selepas memiliki klub, langkah selanjutnya yang dilakukan oleh Saiful Arifin adalah mengembangkan akademi sepakbola. Ia kemudian membangun fasilitas lapangan latihan di daerah Mojosari, Pati. Tak ketinggalan untuk mengurusi akademi Saiful menunjuk eks asisten pelatih Timnas Indonesia, Rudy Priyambada.

Selain merekrut Rudy. Saiful juga membawa seorang untuk diproyeksikan sebagai manajer tim, ia adalah Doni Setiabudi asal Bandung yang sukses mengelola kompetisi Bandung Premier League.

Saiful juga merekrut seorang pelatih untuk menangani PSG Pati berkompetisi di Liga 2, dia adalah Ibnu Grahan. Sang pelatih dan manajer yang terpilih diberikan tugas untuk merekrut pemain untuk memperkuat tim PSG Pati di Liga 2 2021.

Seiring berjalannya waktu, karena PSG Pati ini memiliki visi dan misi yang jelas ditambah juga fasilitas latihan yang pol abis, akhirnya menarik minat salah satu youtuber Atta Halilintar untuk mengakuisisnya. 

Akhirnya terjadilah kesepakatan untuk mengambil alih kepemilikan klub, Atta Halilintar tak sendirian dalam mengakuisisi PSG Pati. Suami Aurel Hermansyah itu mengajak sahabatnya yang merupakan pengusaha bernama Putra Siregar.

Usai menjadi pemilik baru, Atta Halilintar memiliki niat untuk mengganti nama klub menjadi AHHA PS Pati. Namun niatan tersebut terbentur aturan dari PSSI. Akhirnya nama PSG Pati tetap dipakai untuk kompetisi Liga 2 2021.

Sontak, nama PSG Pati kemudian menjadi klub yang paling banyak dicari oleh warganet dan jadi pusat perhatian. Apalagi setelah merekrut para pemain yang berpengalaman dan memiliki nama besar.

Para pemain rekrutan itu adalah, yakni eks pemain Timnas Indonesia Nurhidayat Haji Haris, Yudha Febrian, Sutan Zico, dan Zulham Zamrun. Ada juga eks Arema FC Syaiful Indra Cahya, serta eks Sriwijaya FC Risky Novriansyah.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline