Lihat ke Halaman Asli

Yosef MLHello

Bapak Keluarga yang setia. Tinggal di Atambua, perbatasan RI-RDTL

Asal Usul Nama Atoni Pah Meto di Pulau Timor

Diperbarui: 24 Oktober 2022   11:43

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi orang-orang Timor di masa lampau (sumber: victory.news)

PULAU Timor merupakan salah satu pulau kecil saja di Indonesia, namun pulau ini sangat kaya dengan bahasa dan motif kainnya. Lihat saja di pulau ini terdapat sejumlah bahasa daerah seperti Bahasa Timor sendiri atau yang biasa disebut bahasa Dawan atau mereka lebih suka disebut Atoni. Ada bahasa Helong, Tetun, Bunaq (Marae), Kemak, juga Mambai dan Guloli di Timor Leste. 

Umumnya Orang Timor yang tinggal di bekas kerajaan-kerajaan kecil di Pulau Timor seperti Miomaffo, Insana dan Biboki, mereka lebih suka menyebut dirinya Atoni Pah Meto yang artinya orang-orang yang mendiami tanah kering. 

Untuk itulah pada kesempatan ini penulis akan menguraikan tentang asal usul sebuah nama yang dikenal dengan Atoni Pah Meto itu.

Ilustrasi baju adat orang Dawan (sumber: nuansa.blogg)

Arti Sebuah Nama

Menurut H. G. Sculte Nordholt, nama Atoni Pah Meto yang diberikan kepada orang-orang Timor yang mendiami bagian tengah pulau Timor yaitu Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan yang berbahasa Dawan, karena pada waktu lalu, ketika datangnya bangsa penjajah yaitu Belanda, ternyata orang-orang di bagian ini tidak mengenal ikan, apalagi nama-nama ikan.

Pertanyaannya mengapa suku-suku ini tidak mengenal ikan? Ternyata ada sekurang-kurangnya tiga alasan kenapa orang-orang Timor ini disebut Atoni Pah Meto. Pada hal suku-suku yang mendiami Pulau Timor ini bukan hanya mereka yang ada di Timor Tengah Utara dan Timor Tengah Selatan atau yang berbahasa Dawan saja.

Alasan pertama: Orang Dawan hanya bermatapencaharian petani/pekebun. 

Orang Dawan tidak mengenal Laut (air). Mereka hanya kenal tanah kering atau daratan saja. Maka predikat "Atoni Pah Meto' ini mengindikasikan bahwa kelompok masyarakat suku ini memiliki budaya dan kebiasaan tertentu. Atoni Pah Meto umumnya memilih tinggal di daerah-daerah pegunungan untuk berkebun saja. Mereka lebih dikenal sebagai orang kering/darat, bukan orang basah/laut. Itulah sebabnya mengapa tidak ada orang Dawan atau dari daerah-daerah itu yang bermatapencaharian sebagai Pelaut atau Nelayan.

Alasan kedua: Ada suku-suku tertentu di daerah berbahasa Dawan ini yang tidak mengenal atau tidak makan ikan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline