Lihat ke Halaman Asli

W. Bintang

Variety Writer

Itikaf: Makna, Niat, Apa yang Dilakukan dalam 10 Hari Terakhir Ramadhan

Diperbarui: 3 Mei 2021   15:27

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Apakah Anda akan melaksanakan Itikaf? Simak tulisan berikut untuk mengetahui seluk beluknya (Aamir Mohd Khan/Pixabay)

Itikaf adalah cara menyembuhkan luka jiwa.

Allah SWT telah memberkati kita dengan bulan Ramadhan dimana kita diberi kesempatan untuk menjalankan Itikaf sebagai bagian dari retret spiritual kita.

Ketika bulan Ramadhan berlangsung, perayaan tersebut tidak lengkap tanpa menjalankan ritual Itikaf.

Itikaf dilakukan dalam 10 hari terakhir Ramadhan yang pelaksanaannya didedikasikan untuk membebaskan diri dari api neraka serta meraih malam Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar adalah malam di mana Allah SWT telah menurunkan Al-Quran dari surga kepada Nabi Muhammad SAW.

Malam Lailatul Qadar merupakan malam Kemuliaan dan dianggap lebih baik dari 1000 malam lainnya.

Jadi, melakukan itikaf di 10 hari terakhir Ramadhan akan membawa hubungan Anda dengan Tuhan semakin dekat.

Telah diriwayatkan bahwa:

"Dari 'Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa beri'tikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan." (HR. Bukhari)

Thawab dari melakukan itikaf juga tidak terbatas.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline