Lihat ke Halaman Asli

Tovanno Valentino

TERVERIFIKASI

Hanya Seorang Pemimpi

Mengenal, Peduli, dan Menghargai Penyandang Disabilitas

Diperbarui: 5 Desember 2021   16:23

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi, Sumber : mind.org.my

Kali ini topik pilihan cukup menarik dan bagi saya tepat untuk dipilih dalam suasana Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember.

Oleh PBB kali ini mengangkat tema "Leadership and participation of persons with disabilities toward an inclusive, accessible and sustainable post-COVID 19 world'.  Kira-kira secara harafiah dapat diarikan Kepemimpinan dan partisipasi penyandang disabilitas menuju dunia pasca-COVID 19 yang inklusif, mudah diakses, dan berkelanjutan.

Tema yang cukup menarik juga, yang bisa dijabarkan dalam beberapa tulisan.  

Namun kali ini saya gak perlu menggunakan referensi yang berlebihan, karena saya pribadi sering berkecimpung dengan penyandang disabilitas, baik perorangan maupun organisasinya. Jadi saya cukup berbagi cerita dan beropini berdasarkan pengalaman saya bersama mereka.

Tapi tunggu dulu, hanya dugaan saya saja terkait topik khusus ini, selain memperingati hari penyandang disabilitas Internasional, juga sebagai reaksi adanya gelombang protes terhadap salah seorang menteri perempuan di kabinet presiden Jokowi saat ini, yang menyinggung perasaan penyandang disabilitas dan sedang  viral. Bila benar, syukurlah, kalo gak, ya gak papa juga hehe. Tapi saya cukup senang bila topik kali ini menganggkat tentang penyandang disabilitas.

Tulisan ini bukan untuk mengulas tentang persoalan menteri yang dimaksud, karena terkait kepedulian dan kepekaan menghormati penyandang disabilitas. Sekalipun beliau telah meminta maaf secara terbuka.

Ok, kita kembali ke laptop saja, tinggalkan persoalan Meteri tersebut.

Perlu anda ketahui, bahwa di kompasiana, Gak perlu jauh-jauh,  keluarga anda sendiri, ada seorang kompasioner senior penyandang disabilitas psca stroke. Beliau ini termasuk penulis yang paling aktif di kompasiana sejak tahun 2010 hingga kini.

Dan perlu saya memberi catatan bahwa beliau adalah merupakan Kompasiana of The Year yang pertama kali sejak penghargaan tersebut dianugerahkan kepada penulis kompasiana.

Anda mungkin bisa banyak belajar darinya. Namanya mbak atau ibu Christie Damayanti,   beliau adalah Salah satu penyandang disabilitas akibat stroke, sehingga separuh badannya lupuh sebelah kanan. Entar kalo mampir ke lapaknya, kemudian telusuri saja media sosialnya, saya yakin anda pasti terpesona terhadapnya. Kalo gak ya .. berarti saya sendiri  hahaha

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline