Lihat ke Halaman Asli

UwA FaTa

Wakil Ketua Organisasi Resimen Mahasiswa Indonesia

Pemanfaatan Lahan Kelompok Wanita Tani untuk Penanaman Toga dan Hidroponik

Diperbarui: 13 September 2022   08:41

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dokumemtasi Kegiatan Pembersihan Lahan Kelompok Wanita Tani Sumber:Pribadi

Desa Bandar Agung memiliki luas wilayah 1600 Ha dan mempunyai batas wilayah sebelah utara dengan Desa Beringin Tunggal Jaya, sebelah selatan dengan Desa Sumber Makmur, sebelah barat dengan Desa Marungan Miri, dan sebelah timur dengan Desa Jati Waringin. Kondisi geografis yang dialami seperti ketinggian tanah dari permukaan air 100M, banyaknya curah hujan  11 mm/th, suhu rata-rata pertahun 34. Desa Bandar Agung memiliki penduduk yang bermayoritas mata pencarian nya bekerja sebagai petani. 

Berdasarkan Hal tersebut Desa Bandar Agung memiliki tanah kering seluas 1.550 Ha dengan perkarangan seluas 162 Ha dan perladangan seluas 876,75 Ha. Salah satu lembaga masyarakat yang ada di Desa Bandar Agung yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT). 

Kelompok Wanita Tani adalah wadah yang memberikan kesempatan bagi perempuan untuk ikut berpatisipasi dalam memajukan sektor pertanian, terbentuk karena adanya jenis usaha tani yang sama mareka geluti, lokasi tempat tinggal yang berdekatan dan adanya persamaan persepsi dan inovasi yang kuat untuk meningkatkan ekonomi.

Dokumentasi Kegiatan Penanaman Toga dan Membuat Media Tanam Hidroponik Sumber:Pribadi

Pemanfaatan lahan yang diberikan khusus dari desa bertujuan agar dapat dimanfaatkan dengan baik dalam segi proes, pembuatan, dan cara memanfaatkan tanah yang ada untuk kepentingan bersaama dengan keterampilan bercocok-tanam. Kegiatan yang dilakukan berupa menanam sayur-sayuran, tanaman hias, dan tanaman obat. Untuk bentuk penanaman  yang digunakan pot, polybag, pipa dan secara langsung ditanah.  

Pemanfaatan lahan yang dilakukan besama Kelompok Wanita Tani sesuai dengan rencana tindaklanjut dari program Mahasiswa KKN-T Mandiri Edisi Khusus Tahun 2022 dengan memanfaatakan lahan untuk penanaman boga rempah dan penanaman sawi dengan metode kapiler.

Dokumemtasi Peninjauan Hasil Tanaman Besama Perangkat Desa Bandar Agung Sumber:Pribadi

Tanaman Kapiler merupakan proses penyerapan air dari bawah ke atas dengan menggunakan kain atau sumbu atau sering disebut dengan sistem sumbu kapiler. Sistem sumbu kapiler memanfaatkan media porous untuk mengalirkan air secara kapiler dari sumber air menuju media tanam Salah satu jenis tanaman sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah tanaman selada Tanaman selada mengandung banyak gizi antara lain yaitu, kalsium, protein vitamin dan lemak nabati. Tanaman selada biasanya dipanen setelah berumur 30-45 Hari setelah tanam (HST) dan selama masa pertumbuhannya diperlukan pemberian air dan nutrisi tambahan dalam jumlah yang cukup.

Toga atau sering didengar dengan sebutan Tanaman Obat Keluarga adalah tanaman berkhasiat yang ditanam dilahan perkarangan dan dikelola oleh keluarga . Jenis tanaman toga ditanam untuk memenuhi kebutuhan keperluan keluarga ankan obat-obatan tradisional yang dapat dibuat sendiri. 

Memanfaatkan jenis tanaman yang sering ditemui seperti kunyit, jahe dan kencur merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan dapur/rempah-rempah seta pencegahan terhadap penyakit. Selain itu juga dapat dijadikan usaha promotif atau meningkatkan kesehatan hingga upaya kuratif sebagai penyembuh penyait.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline