Lihat ke Halaman Asli

Tito Adam

TERVERIFIKASI

Social Media Specialist | Penulis | Fotografer | Editor Video | Copy Writer | Content Writer | Former Journalist

Berkaca dari WandaVision, Apakah TVA Jadi Villain di Serial Loki?

Diperbarui: 27 Juni 2021   18:33

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Loki dan miss minute. Sumber : Screenrant

Serial Loki sudah memasuki episode ketiganya dan memasuki setengah season. Season 1 serial Loki, direncanakan akan menampilkan cerita Loki sebanyak enam episode.

Setelah 3 episode, ternyata ada informasi yang cukup mengejutkan. Hal ini disampaikan oleh Sylvie saat berjalan bersama dengan Loki menuju kapal evakuasi.

Mulanya, Loki penasaran bagaimana Sylvie melakukan sihirnya selama ini. Mengingat, Loki belum pernah melakukan sihir itu, meskipun dia juga seorang penyihir.

Sylvie pada akhirnya mau membagi ilmu sihirnya yang mampu pengaruhi seseorang, mirip yang dilakukan Wanda di Avengers : Age of Ultron. Kata Sylvie, dia harus melakukan kontak fisik sebelum mengendalikan pikiran mereka.

Namun itu semua tergantung pikirannya. Ketika lebih kuat, akan lebih rumit untuk dikendalikan pikirannya. Meskipun mengendalikan pikiran, tapi si korban tetap pegang kendali.

Untuk pertahankan koneksi, Sylvie harus ciptakan khayalan dari kenangan si korban. Lalu Sylvie mengatakan, jika prajurit TVA C-20 memiliki pikiran yang kacau. 

Yang menarik adalah saat Sylvie harus menyampaikan jika dia harus tarik ingatan dari ratusan tahun sebelum menjadi prajurit TVA. Apakah TVA berada di masa depan atau C-20 sudah jadi agen TVA ratusan tahun?

Semua perihal waktu ini sangat membingungkan, mengingat waktu yang berjalan di TVA sendiri sangat susah diketahui dimana letak (waktu)nya berada. Hal ini pernah disampaikan oleh Mobius.

Selain itu, ternyata C-20 merupakan manusia biasa di bumi. Dia juga varian dari TVA. Jika memang benar apa yang Sylvie sampaikan, bagaimana seorang manusia biasa menjadi varian?

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline