Lihat ke Halaman Asli

Siap, Laksanakan!

Diperbarui: 25 Januari 2023   17:05

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Cerpen pada antologi Mencintaimu dalam Sunyi (Dokpri)

"Bang, jangan lupa, dekorasinya harus sesuai tema. Warnanya dominan putih dan variasi hijau jangan lebih dari lima puluh persen. Terus, daunnya menjuntai seperti sosok rambut putri yang seksi."

Amy menyampaikan hal itu untuk ketiga kalinya. Bibir merah delimanya bergerak-gerak semakin menambah daya tarik aura kecantikannya yang tak lekang sepanjang tatap mataku.

Kutarik napas yang sedikit sesak. Ah, tak sepantasnya aku memanfaatkan kesempatan untuk menikmati kecantikan yang bukan milikku.

"Gimana, Bang? Kok bengong?" tanya Amy dengan bola mata yang menembus lapisan hatiku yang paling dalam.

"Habis aneh! Sejak kapan ada putri berambut hijau menjuntai?" ledekku menggodanya.

Amy menjulurkan lidah. Membuatku merinding lantaran tak ingin kehilangan momen indah semacam ini.

"Baaang! Ih, ngeledek mulu!"

"Ya, deh! Siap, laksanakan!" jawabku dengan sikap sempurna plus hormat di dahi.

"Harusnya kamu bersyukur dapat orderan dari sahabat terbaik," gerutunya lucu.

"Seneng sih, iya. Cuma bawelnya itu, ampyuun...!" bisikku sedikit keras.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline