Lihat ke Halaman Asli

Teguh Ari Prianto

TERVERIFIKASI

-

Fenomena Medsos dan Langkah Antisipasi Hoax Kebencanaan

Diperbarui: 12 Desember 2022   09:01

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilsutrasi berita bohong atau hox yang banyak beredar di media sosial. Sumber: Shutterstock/Vchal via Kompas.com

Seseorang begitu saja mengetik dalam kolom status sebuah grup Facebook atau FB berlatar nama institusi "BMKG", dengan tulisan "gempa".

Apakah grup FB itu resmi, terpercaya atau tidak, terutama berkaitan nama institusi yang dicatutnya, agak sulit memastikannya.

Namun, grup sudah terlanjur diikuti oleh puluhan ribu anggota didalamnya.

Status tanpa ada penjelasan apapun, kemudian mengundang respon anggota grup lain dengan berbagai tanggapan.

Ada yang menanyakan maksud status dan ada juga yang menyampaikan kekesalan atas ulah orang berbuat seenaknya melalui status yang ditulisnya.

Sebagian lain menghujat, dengan alasan dirinya sebagai korban dahsyat gempa bumi di suatu daerah tertentu dan mengaku trauma dengan kejadian yang pernah menimpanya itu.

Jadi kalau ada info gempa, ia langsung terperanjat dan bergegas bersiap-siap melakukan upaya penyelamatan dini diri dan keluarganya.

Media sosial (medsos) berbasis online, marak berada di tengah-tengah warga sejak teknologi internet diperkenalkan luas.

Ilustrasi berita bohong bencana di media sosial. Photo: Kompas.com

Keriuhan orang membuat akun, terjadi dimana-mana.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline