Lihat ke Halaman Asli

Taufik Uieks

TERVERIFIKASI

Dosen , penulis buku travelling dan suka jalan-jalan kemana saja,

Kisah Terbang Tanpa Pemandangan Menuju Riga, Latvia

Diperbarui: 28 Juli 2020   16:27

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

dokpri

Dalam pengembaraan saya, sudah banyak sekali penerbangan baik jarak jauh dan dekat dengan berbagai jenis pesawat terbang saya lalui. Biasanya kita dapat menikmati penerbangan tersebut dengan melihat hamparan bumi dan langit baik di siang maupun malam hari .

Walaupun di malam hari, setidaknya kita bisa melihat lampu-lampu kota atau bandara ketika hendak tinggal landas atau mendarat.

Kali ini  saya akan sejenak berbagi  kisah tentang salah satu penerbangan dimana  sejak tinggal landas hingga mendarat  hampir tidak ada pemandangan apapun, kecuali kabut dan warna putih salju. 

Yuk kita simak.

dokpri

Setelah hampir  sebelas jam mengudara dengan cukup nyaman di pesawat Airbus 350 dari Bandara Internasional Hongkong, akhirnya pesawat Finnair  saya pun mendarat mulus di pagi yang dingin berkabut di Bandara Vantaa, Helsinki.

Sejenak saya lemparkan pandangan ke luar jendela pesawat dan tampak hamparan salju memutih dimana-mana. Suhu di luar sendiri sekitar minus 6 derajat Celcius.

Ini adalah kedatangan saya yang kedua ke Helsinki.  Kalau dulu berbekal  visa Finlandia setelah beberapa hari jalan-jalan di negri Belanda , sekarang saya mengantri dengan santai di imiigrasi Finlandia dengan visa Latvia yang dikeluarkan oleh kedutaan Jerman. Semua berjalan lancar tanpa satupun pertanyaan.

dokpri

Bandara Helsinki di pagi itu tidak terlalu ramai. Saya hanya transfer dan pindah dari Terminal internasional non Schengen ke Terminal 2 sehingga tidak usah mengikuti petunjuk arah "Ulos dan  Ut" dalam Bahasa Finlandia dan Swedia yang berari Exit atau keluar. 

Di dalam bandara ini juga terdapat informasi  mengenai keindahan negri Lapland, yaitu kawasan di sekitar kutub utara dimana terdapat midnite sun yang terkenal. 

dokpri

"You can't buy miracles, but you can see them happen", Travel through our Lapland airports and watch nothern lights and other miracles unfold before  your eyes" . Demikian tertulis pada salah satu display  informasi.  

Sementara melalui kaca-kaca jendela di bandara kita bisa melihat bebrapa pesawat di apron yang tertututp salju tebal. Musim dingin memang masih melanda sebagian besar Eropa Utara di pertengahan Maret ini.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline