Lihat ke Halaman Asli

Tati AjengSaidah

TERVERIFIKASI

Guru di SMPN 2 Cibadak Kab. Sukabumi

Menemukan Jodoh Kembali

Diperbarui: 26 Mei 2021   11:29

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

shutterstock

Ketika seseorang mengalami kegagalan dalam perkawinan, apakah mungkin bisa menemukan jodohnya kembali?

Ibu Tika adalah seorang guru yang baru pindah, usianya 36 tahun dan telah memiliki 2 orang anak. Beliau sebelumnya mengajar di kota lain, pindah ke sekolah ini karena kembali ke rumah orang tuanya setelah bercerai dengan suaminya.

Kehadiran Ibu Tika ternyata menarik perhatian salah seorang guru laki-laki yang bernama Pak Ridwan, usianya menjelang 40 tahun dan telah bercerai dengan istrinya. Pak Ridwan memiliki 2 orang anak, tetapi keduanya ikut dengan istrinya.

Selama ini rumah tangga Pak Ridwan dan istrinya terlihat rukun-rukun saja, makanya semua heran dengan perceraian yang terjadi. Pak Ridwan jarang terbuka untuk membicarakan masalah pribadi kepada yang lain, sehingga tidak ada yang tahu apa penyebab perceraian tersebut.

Teman-teman di sekolah berusaha untuk menjodohkan keduanya, tetapi ibu Tika selalu menghindar apabila bertemu dengan Pak Ridwan. Ibu Tika lebih senang menyendiri, dan pada saat istirahat sering asyik sendiri menelepon dengan seseorang, yang ternyata calon suaminya.

Setahun telah berlalu, ternyata hubungan ibu Tika dengan calon suaminya tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu kendalanya, karena calonnya tersebut tinggal di kota yang berbeda.

Pada suatu saat, sekolah mengadakan acara perpisahan kepala sekolah ke pantai dan menginap semalam di sana. Menjelang sarapan pagi, terlihat Pak Ridwan dan Ibu Tika sedang mengobrol berdua di tempat makan yang menghadap ke pantai. Sehingga menimbulkan dugaan dan pertanyaan dari rekan-rekan yang melihatnya.

Setelah acara tersebut, keduanya sering terlihat bersama mungkin sedang melakukan pendekatan. Karena melihat perkembangan hubungan keduanya yang seperti berjalan di tempat, akhirnya guru BK berinisaitif memanggil keduanya dan menanyakan tentang hubungan mereka. Apabila sudah menemukan kecocokan, keduanya dianjurkan untuk segera menikah.

Proses lamaran pun terjadi, dan ternyata kakaknya Ibu Tika mengenal Pak Ridwan karena sering bertemu pada kegiatan musyawarah guru mata pelajaran sehingga tidak ada keraguan lagi bagi keluarga Ibu Tika untuk menerima kehadiran pak Ridwan.

Sebulan kemudian keduanya melangsungkan proses pernikahan yang dihadiri oleh keluarga, dan teman-teman dari satu sekolah.  Bahkan ada guru yang dilibatkan dalam acara tersebut yaitu sebagai MC dan pembaca doa. Semua mendoakan keduanya, mudah-mudahan menjadi keluarga yang samawa.  

Ketika terjadi kegagalan dalam pernikahan, jadikan sebagai introspeksi bagi masing-masing pasangan dan berusaha untuk segera melupakan kejadian yang pernah dialaminya walaupun sangat menyakitkan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline