Lihat ke Halaman Asli

Sultoni

Pengamat Politik dan Kebijakan Publik AMATIRAN yang Suka Bola dan Traveling

Berharap FIFA Tak Menjatuhkan Sanksi kepada Indonesia

Diperbarui: 3 Oktober 2022   08:05

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur pasca laga derbi Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya. Foto: ayosurabaya.com

"Pasca tragedi Kanjuruhan, insan sepakbola tanah air khawatir dan was-was, FIFA akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia."


Buntut tragedi kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur tadi malam, banyak pihak yang saat ini merasa khawatir dan was-was akan masa depan dunia persepakbolaan di Indonesia.

Akibat banyaknya korban meninggal dan luka-luka atas insiden Kanjuruhan tersebut, saat ini sepakbola tanah air sedang menjadi sorotan dunia internasional. Tak terkecuali organisasi yang menaungi persepakbolaan dunia, FIFA.

Padahal, dunia persepakbolaan tanah air baru saja bangkit dari keterpurukannya akhir-akhir ini pasca pandemi Covid-19.

Sebut saja diantaranya, kepercayaan FIFA pada Indonesia untuk menjadi tuan rumah gelaran Piala Dunia kelompok umur atau U-20 yang direncanakan akan digelar tahun 2023 mendatang di Indonesia yang secara otomatis untuk pertama kalinya timnas Indonesia U-20 akan ikut ambil bagian dalam turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.

Keberhasilan timnas Indonesia U-20 masuk ke putaran final Piala Asia U-20 2023 dengan hasil yang sangat mengesankan sebagai juara group F di fase penyisihan group mengalahkan tim-tim kuat langganan Piala Asia, keikutsertaan timnas amputasi Indonesia diajang gelaran Piala Dunia amputasi di Turki tahun 2022 bersama negara-negara Eropa langganan Piala Dunia serta kemenangan timnas Indonesia atas timnas Curacao pada dua laga sekaligus di pertandingan FIFA matcday yang secara ranking FIFA dua kali lipat berada diatas Indonesia.

Sungguh bagaikan mimpi, eforia kebangkitan sepakbola Indonesia yang baru saja dirasakan oleh penggemar sikulit bundar tanah air, harus pupus begitu saja pasca terjadinya tragedi Kanjuruhan yang menelan korban jiwa lebih dari 100 nyawa.

FIFA melalui presidennya, Gianni Infantino mengucapkan bela sungkawa yang mendalam kepada dunia sepakbola Indonesia atas terjadinya tragedi Kanjuruhan. Bahkan Presiden FIFA menyebut bahwa peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan adalah sebuah tragedi dan menjadi hari yang kelam bagi sepakbola dunia.

Bukan hanya FIFA, publik sepakbola dunia juga ikut berduka atas terjadinya peristiwa tragedi di Kanjuruhan. Klub-klub serta liga sepakbola dunia dan Eropa juga tak ketinggalan memberikan ucapan belasungkawanya kepada sepakbola Indonesia, diantaranya Federasi Sepakbola Belanda (KNVB), Liga Spanyol, Liga Inggris, Manchester United, Manchester City, Liverpol, Barcelona dan PSG.

Pemain-pemain bola top dunia seperti Mezut Ozil dan Sergio Ramos juga mengucapkan duka yang sama kepada sepakbola Indonesia melalui akun media sosial mereka.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline