Lihat ke Halaman Asli

SISKA ARTATI

TERVERIFIKASI

Ibu rumah tangga, guru privat, dan penyuka buku

Berkat Kebiasaan Membacakan Cerita Jelang Tidur, Anak Jatuh Cinta pada Buku

Diperbarui: 30 September 2022   20:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi anak membaca buku (Sumber: shutterstock)

Sejak masa usia pra-sekolah, saya mengenalkan anak berupa buku bergambar dengan nama yang menyebutkan benda-benda. 

Selain buku, ada juga flashcard bergambar dengan seri buah, binatang, peralatan makan, piranti masak-memasak, angka, dan lain sebagainya.

Buku yang lebih banyak menampilkan gambar dan warna daripada tulisan bertujuan untuk merangsang anak mengenal benda di sekitarnya.

Seiring dengan perkembangan usianya, saya pun membelikan paket buku Halo Balita, buku bacaan berisi tentang pendidikan kehidupan sehari-hari, seperti Aku Suka Berdoa, Belajar Berwudhu, Aku Tak Takut ke Dokter, dan lain-lain.

Serial Cerita Ba'da Isya (Sumber Dokumentasi Pribadi)

Buku dengan jenis hardcover di tiap halamannya, membuat anak nyaman melihat gambar berwarna dan tulisan yang menarik perhatiannya.

Saat makan maupun jelang tidur, saya kerap membacakannya. Anak sendiri yang memilih buku mana yang ingin dibacakan untuknya. 

Karena kebiasaan ini, meski belum bisa baca tulis, anak saya bisa bercerita ulang isi buku di tiap halaman dengan celoteh yang menggemaskan, sesuai kosakata yang ia miliki.

***

Semakin bertambah usia dan memasuki masa pendidikan anak usia dini (PAUD), saya mencoba mengenalkan bacaan berupa majalah anak-anak. Membeli majalah Bobo di kios buku, saya ulurkan kepada anak.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline