Lihat ke Halaman Asli

Apa itu Ego? Haruskah Kita Menghilangkannya?

Diperbarui: 4 April 2017   17:20

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Gaya Hidup. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Rawpixel

Tulisan di bawah ini adalah salah satu tulisan di blog yang baru saya buat. Blog yang bernama Serenity Hidup ini berisi hal-hal spiritual di luar nalar, dan juga berbagai hal yang menjelaskan dan membuat hubungan koneksi kita dengan jiwa kita yang terdalam dapat diperkuat.

Silakan kunjungi blog saya di serenity-hidup.blogspot.co.id

Jika anda mencari dan mendalami dunia spiritualitas, anda mungkin akan sering menemukan bahwa ego kita banyak dibicarakan orang-orang dengan kebencian. 

Begitu banyak manusia yang percaya bahwa ego harus dihancurkan, dihilangkan atau bahkan dibunuh. Tapi apa sebetulnya kita perlu menghancurkan ego? 

Apa itu ego? dan lagi, apa yang bisa anda pelajari mengenai ego dari diri anda sendiri?

APA ITU EGO?

PADA DASARNYA, EGO ADALAH IDENTITAS ANDA, SESUATU YANG ANDA PIKIR MERUPAKAN JATI DIRI ANDA.

Ego kita biasanya terdiri dari nama, kepribadian, dan juga cerita. Di dalam cerita pribadi ini, tersimpan bermacam memori, kepercayaan, kesan, dan juga sensasi mengenai siapa diri anda sebenarnya, darimana anda berasal, apa yang baik dan buruk dari diri anda, apa saja yang telah anda alami, dan berbagai macam hal yang lain.

EGO DAN DUALITAS

Ego adalah selubung yang membatasi antara orang yang anda pikir merupakan diri anda, dan siapa diri anda sebenarnya. Anda hidup di bawah ilusi pikiran anda, tidak sadar bahwa hidup anda merupakan kumpulan cerita! - Isira Sananda

Ego anda dibuat dan dipertahankan oleh kepercayaan bahwa anda "terpisah" dari orang lain dan juga hidup itu sendiri. Dengan kata lain, ego membuat anda mempercayai bahwa anda ada DISINI, dan orang lain ada DISANA. 

Anda mempunyai tubuh, hati, hidup, dan kepribadian yang begitu berbeda dari orang lain. Oleh karena itu, menurut ego anda, anda tidak sama dengan orang lain. Anda berbeda. Atau inilah yang dikatakan oleh pikiran anda mengenai diri anda.

Karena anda diajarkan/dikondisikan untuk percaya bahwa anda adalah individual yang terpisah/berbeda, anda mengalami ketakutan dan penderitaan. Anda tidak menjalani hidup dengan murni dan juga utuh, namun anda menjalaninya dengan penyaringan dalam pikiran anda sendiri. 

Anda diajarkan untuk hidup dalam dualitas.

Dualitas adalah kondisi pemisahan - lawan dari realita. Hal ini merupakan produk dari pemikiran. Di dalam dualitas, kita "memisah-misahkan" kehidupan.

Contoh dari dualitas adalah menyaring hidup melalui lensa "benar/salah", "baik/buruk", "cantik/jelek", "suci/berdosa", "cinta/benci" dsb. Sebagai akibat dari dualitas, kita menciptakan berbagai  penderitaan yang tidak bisa diungkapkan karena kita tidak lagi terbuka dalam hidup. Kita hidup dengan dikelilingi oleh sifat menghakimi, menyalahkan, dan ketakutan. Sebagai hasilnya, kita menjauhkan diri dan menghancurkan orang atau sesuatu yang kita percaya sebagai "buruk", "bersalah", dan "berdosa" untuk melindungi ide kita mengenai apa yang "benar" dan juga "suci". 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline