Lihat ke Halaman Asli

salman imaduddin

Komunitas Ranggon Sastra

Puisi | Tanah, Padi, dan Pribumi

Diperbarui: 4 Desember 2019   06:08

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

jika tanah boleh kau bolong-bolongi demi penataan bumi ala kepalamu 

maka kami boleh pula memukuli kepalamu dengan tangan-tangan ala kami 

kosong tak berbesi hanya berdiksi 

jika rumahku, kawanku,  ibuku,  dan bapakku boleh kau ratakan dengan mesin raksasamu 

maka jangan halangi kami berdiri menunjuk hidungmu dengan teriakan-teriakan puisi 

kenapa kau rusak tanah kami?

tempat kami dilahirkan 

tempat kami menanam pohon-pohon kasih 

tempat kami mencari pangan kami sendiri memenuhi perut-perut kami dan anak-anak kami 

tanah-tanah ini pemilik kasih yang tiada henti 

seratnya memeluk erat akar padi mengairi batang tubuhnya dan lihatlah! 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline