Lihat ke Halaman Asli

Saepul Permana Hidayat

Karyawan swasta

Patahan Lembang Tempat Wisata Edukasi Geologi Kabupaten Bandung Barat

Diperbarui: 30 Maret 2023   10:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Papan peringatan patahan Lembang yang berada di tebing karaton foto / saepul permana

Patahan Lembang dalam bahasa Sunda yaitu ( lepat Lembang ) atau sesar Lembang, merupakan sebuah patahan geser aktif yang terletak di kecamatan Lembang, kabupaten Bandung barat, Jawa barat, sesar Lembang mengalami pertemuan dengan sesar Cimandiri di Padalarang, patahan ini memanjang dari Padalarang hingga Jatinangor, yang memiliki jarak sekitar 29km .

Berdasarkan informasi dari BMKG, patahan Lembang bisa menyebabkan gempa berkekuatan sekitar 6,8 hingga 7 pada skala magnitudo. Sesar Lembang sendiri terbagi menjadi dua segmen, yakni segmen barat dan segmen timur sehingga Sehingga gempa yang di akibatkan oleh sesar Lembang memiliki skala yang berbeda - beda, pergerakan sesar Lembang mencapai 3 milimeter per tahun. Akan tetapi segmen - segmennya memiliki perbedaan sendiri Sehingga pergerakan sesar Lembang tidak sempurna. Meski begitu, kecepatan pergerakan sesar Lembang selalu berubah-ubah.

Proses terbentuknya sesar Lembang

Berdasarkan sumber dari artikel - artikel yang membahas mengenai sesar lembang, serta berdasarkan sumber dari pecinta geologi kota Bandung, sesar Lembang terbentuk akibat perkembangan kompleks gunung api Sunda - Burangrang di antara Padalarang dan Sumedang, karena perkembangannya muncul zona depresi di Lembang sebagai sesar turun sementara itu, tubuh gunung Sunda runtuh, namun terbentuknya patahan Lembang belum bisa di pastikan kapan terbentuknya.

Namun banyak hipotesis - hipotesis yang muncul secara geologi. Pembentukan sesar Lembang 

Hipotesis 1 

Terbentuknya patahan Lembang di duga terbentuk akibat ekstruksi magma ke permukaan bumi yang mengisi ke suatu lembah dengan adanya gaya tektonik yang bersifat konvergen,  tumbukan lempeng tersebut mengakibatkan terangkatnya sebuah lembah tersebut sehingga membentuk susunan tebing yang curam.

Hipotesis 2

Patahan Lembang di duga terbentuk akibat adanya aliran magma akibat letusan gunung Tangkuban Parahu yang mengisi lembah aliran magma akibat adanya gaya tektonik, terjadi pengangkatan sebagian lembah tersebut membentuk susunan tebing yang menjulang dan memanjang tersebut.

Kedua Hipotesis ini di perkuat dengan litologi dari patahan Lembang tersebut yang tersusun atas batuan beku.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline