Lihat ke Halaman Asli

syarifuddin abdullah

TERVERIFIKASI

Penikmat Seni dan Perjalanan

Fase Baru Perang Rusia-Ukraina: Pertempuran Tank

Diperbarui: 29 Januari 2023   11:18

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber: kyivindependent.com

Pada 25 Januari 2023, Jerman dan Amerika memutuskan mengirim bantuan tank ke Ukraina. Beberapa negara anggota NATO lainnya segera menyusul. Maka fase baru pertempuran pun akan segera dimulai.

Lantas faktor kunci apa yang paling dominan, yang kemudian mengubah kebijakan Amerika dan Jerman, yang awalnya ragu (selama hampir satu tahun) untuk memberikan bantuan tank kepada Ukraina?

Kondisi faktual hasil pertempuran

Menjelang satu tahun pertempuran (serangan Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari 2022), suka tidak suka, dan dalam hitung-hitungan sederhana, Rusia sampai hari ini telah menguasai/menduduki 132.866 km persegi wilayah dari total 603.548 km persegi luas Ukraina.

Jika dihitung dengan wilayah Semenanjung Crimea yang dicaplok Rusia pada 2014, Rusia saat ini total menduduki sekitar 158.947 km persegi atau sekitar 26,3 persen dari total wilayah Ukraina.

Tentu saja, pasukan Rusia juga mengalami kerugian materil (banyak peralatan tempur Rusia yang berhasil direbut oleh pasukan Ukraina) dan juga korban jiwa pasukan (meski belum ada publikasi tentang berapa persisnya jumlah pasukan Rusia yang tewas di medan tempur).

Dan secara teoritis, ukuran sukses-gagalnya sebuah agresi militer adalah penguasaan wilayah. Artinya, hingga hari ini, Rusia berhak mengklaim menang sementara di Ukraina.

Itulah sebabnya, berkali-kali keterangan pers komando operasi militer Rusia menegaskan: "sejauh ini, semua tujuan strategis operasi militer Rusia di Ukraina telah direalisasikan".

Kota Kiev bukan target utama Rusia

Mobilisasi dan manuver serangan pasukan Rusia ke arah Kiev di awal-awal pertempuran, lebih sebagai taktik tipu-tipu. Tujuannya untuk mengalihkan perhatian pasukan Ukraina dan koalisinya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline