Lihat ke Halaman Asli

Rudy Wiryadi

Apapun yang terjadi

Bikin Umat Muslim Tersedu-sedu, Ini Manfaat Saling Memaafkan bagi Kesehatan Mental

Diperbarui: 29 April 2023   14:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

tirto.id

Silaturahmi

Entah dianjurkan atau tidak oleh agama, atau memang sudah menjadi tradisi, pada Hari Raya Idul Fitri umat Muslim bersilaturahmi saling maaf-maafan.

Kabar gembira, ternyata tradisi saling maaf-maafan ini bersifat positif bagi kesehatan mental seseorang.

Dari pengalaman sehari-hari kita dapat merasakan jika kita mempunyai perasaan bersalah baik yang disengaja maupun tidak, maka itu akan menjadi beban di hati, kepikiran terus istilahnya.

Nah, jika kita meminta maaf kepada orang yang kita sakiti itu dan mereka mengerti dan menerima permohonan kita, maka beban kita menjadi plong.

Seperti salah satu dari asal kata Lebaran adalah "lebar" yang bermakna lapang.

Begitu pun jika sakit hati dan menaruh dendam kepada seseorang, dan orang itu minta maaf atas segala kesalahannya baik yang disengaja maupun tidak, maka itu akan membuat hati kita lapang.

Kata fitri dari Idul Fitri adalah suci atau bersih.

Jadi dengan demikian hati kita bersih lagi, suci lagi dan lapang.

Coba kita dengarkan apa yang dikatakan oleh para psikolog mengenai hal tersebut.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline