Lihat ke Halaman Asli

Roselina Tjiptadinata

TERVERIFIKASI

Bendahara Yayasan Waskita Reiki Pusat Penyembuhan Alami

Menuai Apa yang Kami Tabur (Seri 67)

Diperbarui: 19 April 2021   04:59

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Menaiki unta menuju Uluru(dok pribadi)

Masih di Uluru

Ketika berada di Uluru kami juga diajak untuk ikut tour bersama dengan mengendarai  unta. Kami boleh memilih  naik unta masing masing seekor unta atau satu untuk berdua. 

Kami memilih satu unta buat kami berdua, karena lebih asyik rasanya menikmati perjalanan bersama dengan suami tercinta, ketimbang naik sendirian. Ternyata masing masing unta punya nama Nama unta yang kami  kendarai  "Pissa".

Oya ,untuk dapat tiba dilokasi ini kami dijemput oleh seorang wanita  muda di hotel  tempat kami menginap pada jam 4 dini hari Gadis ini memperkenalkan namanya  Lisa merangkap pemandu rombongan unta tersebut.

Menuju Uluru dengan Unta 

Rombongan menuju Uluru (dok pribadi)

Begitu ada aba aba dari  Pawangnya maka unta unta ini bertekuk lutut semuanya sehingga setiap orang bisa naik kepunggungnya. Unta tidak seperti kuda yang kadang kadang binal Unta senang diusap usap kepalanya seperti kucing. 

Setelah semua naik dipunggung unta,maka barisanpun mulai menuju Uluru

Setibanya ditempat tujuan seluruh rombongan berhenti untuk  menyaksikan terbitnya matahari. 

Sungguh indah permandangan dimana matahari terbit terlihat disela sela uluru tak dapat saya lukiskan dengan kata kata. Momentum seperti ini sungguh melambungkan rasa syukur kepada Tuhan. Betapa indah  mahakarya Sang Maha Pencipta. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline