Lihat ke Halaman Asli

Reza Legina Putri

Instiut Pertanian Bogor

Presidensi G20: Momentum G20 Bagi Lanskap Indonesia Guna Menyongsong Indonesia Maju dengan Investasi Hijau

Diperbarui: 22 Juli 2022   09:20

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Indonesia Lestari. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Indonesia dikenal sebagai Negara Agraris, bukan tanpa alasan melainkan karena kesuburan tanah yang dimiliki oleh Indonesia. Sehingga, mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani.

Tak diragukan lagi, Indonesia memiliki areal tani dan hutan yang sangat luas. Oleh karena itu Indonesia sangat berpotensi dalam dunia lanskap.

Apa keuntungan dari itu? Mari kita hubungkan dengan momentum Presidensi Groups of Twenty (G20) yang diketuai oleh Indonesia.

Indonesia resmi menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 setelah dilakukannya serah terima keketuaan pada 31 Oktober 2021 lalu di Roma, Italia. Serah terima dilakukan oleh PM Mario Draghi sebagai Presidensi G20 Italia kepada Joko Widodo selaku Kepala Pemerintahan Republik Indonesia.

Rangkaian kegiatan G20 telah dimulai pada 1 Desember 2021 lalu dan akan berakhir pada bulan November tahun 2022 mendatang. Adapun acara puncak KTT G20 akan dilaksanakan di Bali pada 15 - 16 November 2022.

Presidensi G20 merupakan agenda resmi yang dimaknai sebagai usaha untuk saling bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan global, terutama bidang ekonomi dan pembangunan. Sebelumnya, Presidensi G20 adalah agenda pertemuan antara menteri keuangan dengan gubernur bank sentral. Namun, pada tahun 2008 kepala pemerintah turut serta dilibatkan dalam KTT dan pada tahun 2010 terjadi penambahan pembahasan, yaitu sektor pembangunan.

Tema yang diusung pada Presidensi G20 kali ini adalah “Recover Together, Recover Stronger.” Seperti yang kita ketahui bersama, pandemi telah memporakporandakan perekonomian dunia. Saat ini negara-negara di dunia perlahan merangkak menuju pemulihan, maka dari itu Indonesia menggaungkan semangat untuk pulih bersama.

Tujuan dari G20 adalah mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif. Tujuan ini selaras dengan salah satu pilar Presidensi G20 Indonesia, yaitu memastikan pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif.

Presidensi G20 Indonesia memiliki fokus pada tiga prioritas, yaitu arsitektur kesehatan global, transisi energi, dan transformasi digital. Kita akan fokus pada transisi energi.

Transisi energi dimaksudkan agar menjadi solusi atas isu permasalahan iklim dan memastikan masa depan yang hijau dan berkelanjutan dengan energi baru dan terbarukan.

Hal tersebut akan menjadi momentum yang tepat untuk mendorong program-program hijau di Indonesia sebagai salah satu langkah dalam menyelesaikan permasalahan krisis iklim. Sebagaimana yang telah dikatakan sebelumnya bahwa Indonesia sangat berpotensi dalam dunia lanskap.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline