Lihat ke Halaman Asli

Reyvan Maulid

Writing is my passion

Waspadai Acne Shaming, Ketakutan Terbesar Acne Fighter

Diperbarui: 1 November 2021   10:36

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilustrasi Acne Fighter Mendapatkan Perlakuan Acne Shaming. Photo by Facetofeet

"Ih kok jerawatan, enggak pernah bersihin muka kah kamu?"
"Bersihin muka pake air keran enggak bersih pasti ya, makanya gapernah dirawat. Hih jijik deh liat kamu jerawatan kayak gini"
"wah jerawatnya panen nih hehe, mikirin apa sih? Mikirin pacar ya"

Siapa yang selalu digoda-goda dengan omongan disana-sini mengenai jerawat? 

Pastinya kalian merasa jerawat hadir di wajah kita seakan mengganggu penampilan kita bukan? Merasa tidak percaya diri karena adanya bopeng alias bekas jerawat, muka jadi bruntusan, nanah menetes ke permukaan wajah bahkan sampai meradang. 

Begitulah kiranya ilustrasi diatas menggambarkan ketakutan terbesar yang dialami oleh sebagian kaum acne fighter atau pejuang jerawat yang mengatasi jerawat membandel di wajah agar seketika sirna dan ingin glowing seperti sedia kala.

Terkadang permasalahan mengenai jerawat seakan menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Memang hal ini normal dialami oleh generasi muda yang mulai puber hingga dewasa kini. Namun, tidak sedikit juga orang-orang yang rentan mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan soal jerawat, sehingga muncul hinaan dan cacian yang menjadikan seseorang kehilangan kepercayaan dirinya. 

Mereka kehilangan sosoknya yang ceria selalu mewarnai hari-harinya yang kelam. Jangankan yang punya permasalahan jerawat, orang yang mukanya kucel aja kadang-kadang mendapatkan perlakuan yang serupa. Niat hati ingin posting foto ataupun story jadi enggak pede karena jerawat tiba-tiba nongol dan tidak jadi post karena malu.

Bahkan saya pun kerapkali mengalami hal seperti ini. Sebagai seorang yang dulunya adalah acne fighter atau pejuang jerawat selalu mendapatkan wejangan terkait cara mengatasi jerawat pakai cara abcde. 

Tapi kembali lagi, soal cara mengatasi jerawat kita kembalikan lagi pada si individunya. Karena soal jerawat muncul dari jenis kulit yang berbeda, kondisi cuaca, dan faktor lainnya sebagai pemicu munculnya jerawat pun berbeda. Jadinya soal cara juga terkadang cocok-cocokkan. Cara si A ternyata manjur dan terbukti ketika diterapkan oleh si B. 

Tapi cara si A sayangnya malah tidak berhasil jika dilakukan sama si C. Memang jenis dan kondisi kulit inilah yang terkadang menjadi salah satu faktor soal kecocokan dalam mengatasi jerawat.

Mungkin kalian selalu dekat dan tidak asing dengan istilah body shaming bukan? 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline