Lihat ke Halaman Asli

raja zainol afandi

Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau

Lidah Tak Bertulang

Diperbarui: 23 Mei 2022   12:04

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Lidah tak bertulang

Sembunyi di sebalik rongga-rongga muara

Menjadi rasa prasa 

Terkadang bisa lembut membaut meliut

Terkadang bisa juga tajam seperti silet

Terkadang seram gelap seperti awan menghitam

Lidah tak bertulang

Sakit menusuk kalbu dari lisan yang tak terukur

tersungkur melebur semua jiwa raga taiada rasa lentur

Lidah tak bertulang 

Bisa terbang melayang menusuk pori-pori kalbu penuh bimbang

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline