Lihat ke Halaman Asli

Purnama Tambunan

Badminton Lover

Inilah Cara BWF Menentukan Peringkat Pebulu Tangkis Dunia

Diperbarui: 21 Oktober 2018   20:44

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ganda putera bulutangkis Indonesia. Sumber: Juara.net

Pasca turnamen Australian Open Superseries, sejumlah pebulu tangkis Indonesia mengalami kenaikan peringkat dunia, seperti Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Ada pula yang menurun, seperti Jonatan Christie dan Ihsan Maulana Mustofa, padahal poin peringkat dunia tidak berubah.

Lain lagi dengan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Pada daftar peringkat dunia yang dikeluarkan BWF (Badminton World Federation - federasi bulu tangkis dunia) pada hari Kamis lalu, baik peringkat maupun poin peringkat dunia kedua ganda ini tidak berubah. Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii, yang keluar sebagai runner up Australian Open Superseries, mengalami kenaikan poin peringkat dunia, namun peringkat dunia mereka tetap.

Peringkat dunia ganda campuran top 7 per 16 Juni 2016 (sumber: http://bwfbadminton.com/)

Naik-turunnya peringkat dunia pebulu tangkis dapat diketahui tanpa menunggu hari Kamis tiba. Caranya dengan menghitung poin peringkat dunia pebulu tangkis dan melihat urutannya. Tentu merepotkan jika kita menghitung poin peringkat dunia seluruh pebulu tangkis di semua nomor. Namun, untuk sekadar mengetahui posisi pebulu tangkis di kisaran 15 besar dunia di satu nomor tertentu, masih memungkinkan untuk dilakukan sendiri.

Perolehan Poin dalam Suatu Turnamen

Poin yang diperoleh pebulu tangkis dapat berasal dari turnamen perorangan maupun beregu. Pada turnamen perorangan, jumlah poin yang berhak diperoleh pebulu tangkis tampak seperti gambar 1. Sedangkan untuk turnamen beregu, jumlah poin yang diperoleh tergantung dari poin peringkat dunia pebulu tangkis dan lawan, lebih lanjut dapat dilihat di sini.

Tabel poin turnamen perorangan (sumber: http://bwfcorporate.com/)

Semakin jauh langkah pebulu tangkis dalam suatu turnamen, maka poin yang diperoleh semakin besar. Semakin tinggi level turnamen, maka poin yang diperoleh semakin besar.

Dalam suatu turnamen, pebulu tangkis berhak mendapat poin dengan aturan sebagai berikut.

  1. Jika mendapat bye di babak pertama dan kalah di babak kedua, poin yang berhak diperoleh adalah poin di babak pertama. Contohnya poin yang diperoleh ganda putri Denmark, Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen, pada turnamen Australian Open Superseries 2016.

    (dokumen pribadi)

  2. Jika menang walkover (WO) di babak pertama dan kalah di babak kedua, poin yang berhak diperoleh adalah poin di babak kedua. Contohnya poin yang diperoleh Firman Abdul Kholik pada turnamen China Masters Grand Prix Gold 2016.

    (dokumen pribadi)

  3. Jika mendapat bye di babak pertama, menang/menang WO di babak kedua, dan kalah di babak ketiga, poin yang berhak diperoleh adalah poin di babak ketiga. Contohnya poin yang diperoleh ganda putri Korea Selatan, ChaeYoo-jung/Kim Ji-won pada turnamen Australian Open Superseries 2016.

    (dokumen pribadi)

  4. Jika bertanding pada turnamen level 3 dan 4 dengan menggunakan jatah wild card dan kalah di babak pertama, pebulu tangkis tidak mendapat poin.

    (dokumen pribadi)

  5. Pada turnamen dengan format grup, misalnya pada turnamen Superseries Final di Dubai dan Olimpiade, pebulu tangkis mendapat poin sesuai peringkatnya dalam grup, diekuivalenkan dengan peringkatnya pada turnamen format knock out. Misalnya, pada turnamen yang terdiri dari delapan grup, di mana masing-masing grup terdiri dari empat pebulu tangkis, poin yang berhak diperoleh adalah sebagai berikut.
    • Juara grup (delapan juara grup) akan memainkan babak knock out dan mendapatkan salah satu poin berikut: poin juara, runner up, semifinalis (peringkat 3/4), dan perempat finalis (peringkat 5/8).
    • Peringkat kedua grup mendapatkan poin setara dengan poin yang diperoleh saat terhenti di babak 16 besar (peringkat 9/16) turnamen knock out.
    • Peringkat ketiga grup mendapatkan poin setara dengan poin yang diperoleh saat terhenti di babak 32 besar (peringkat 17/32) turnamen knock out.
    • Peringkat keempat grup mendapatkan poin setara dengan poin yang diperoleh saat terhenti di babak 64 besar (peringkat 33/64) turnamen knock out.
  6. Poin pebulu tangkis dapat dihapus bila komite disiplin BWF membatalkan suatu pertandingan karena adanya pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku.

Penentuan Peringkat Dunia

Peringkat dunia merupakan urutan yang diberikan BWF kepada pebulu tangkis berdasarkan jumlah poin yang dikumpulkan dari sejumlah turnamen yang diikuti (sebut saja poin peringkat dunia). Peringkat dunia menggambarkan posisi pebulu tangkis pada peta persaingan dunia. BWF menggunakan peringkat dunia untuk menentukan unggulan dalam suatu turnamen, menyeleksi pebulu tangkis yang dapat ambil bagian dalam Olimpiade dan Kejuaraan Dunia. 

Selain itu, BWF menggunakan peringkat dunia pebulu tangkis sebagai salah satu penentu peringkat dunia tim (negara) dan menggunakan peringkat dunia pebulu tangkis untuk menentukan posisi unggulan suatu negara pada turnamen beregu. Berikut ini beberapa aturan dalam menentukan peringkat dunia.

  1. Pebulu tangkis dapat dimasukkan dalam daftar peringkat dunia bila mengikuti setidaknya satu turnamen pada kalender BWF dalam 52 minggu terakhir.
  2. Jika pebulu tangkis mengikuti ≤ 10 turnamen, maka poin yang diperoleh dari seluruh turnamen yang diikuti dalam 52 minggu terakhir diperhitungkan sebagai poin peringkat dunia. Contohnya poin peringkat dunia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, pada gambar 6. Dalam waktu 52 minggu terakhir, Fajar/Rian tercatat mengikuti 10 turnamen, maka poin dari 10 turnamen diperhitungkan sebagai poin peringkat dunia.

    Poin peringkat dunia Fajar/Rian per 16 Juni 2016 (sumber: http://bwfbadminton.com/)

  3. Jika pebulu tangkis mengikuti > 10 turnamen, maka poin yang diperhitungkan sebagai poin peringkat dunia adalah poin dari 10 turnamen dengan hasil tertinggi dalam 52 minggu terakhir. Contohnya poin peringkat dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada gambar 7. Dalam waktu 52 minggu terakhir, Gideon/Kevin tercatat mengikuti 21 turnamen. Poin yang diperhitungkan sebagai poin peringkat dunia “hanya” poin dari 10 turnamen dengan hasil tertinggi (pada gambar diberi tanda titik merah).

    Rincian poin peringkat dunia Gideon/Kevin per 16 Juni 2016 (sumber: http://bwfbadminton.com/)

  4. Jika dalam 52 minggu terakhir terdapat lebih dari satu turnamen beregu, maka poin yang diperhitungkan sebagai poin peringkat dunia hanya satu yang tertinggi di antara turnamen beregu tersebut. Contohnya poin peringkat dunia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada gambar 8. Ada dua turnamen beregu yang diikuti Ahsan/Hendra, yaitu Badminton Asia Team Championship dan Thomas & Uber Cup. Poin yang diperoleh Ahsan/Hendra dari turnamen Badminton Asia Team Championship lebih tinggi dari turnamen Thomas & Uber Cup. Karena itu, poin dari turnamen Badminton AsiaTeam Championship diperhitungan sebagai poin peringkat dunia.

    Rincian poin peringkat dunia Ahsan/Hendra per 16 Juni 2016 (sumber: http://bwfbadminton.com/)

  5. Pebulu tangkis dengan poin peringkat dunia tertinggi diurutkan sebagai peringkat pertama, satu strip di bawahnya sebagai peringkat kedua, dan seterusnya.
  6.  Jika ada lebih dari satu pebulu tangkis memiliki jumlah poin peringkat dunia yang sama, maka pebulu tangkis yang mengikuti lebih banyak turnamen diurutkan pada peringkat yang lebih tinggi. Contohnya poin peringkat dunia ganda campuran Malaysia, Chow Mei Kuan/Lai Pei Jing, dan ganda campuran China, Huang Dongping/Ou Dongni, pada gambar 9. Kedua ganda ini memiliki poin peringkat dunia yang sama. Namun, berhubung Chow/Lai mengikuti turnamen lebih banyak (tiga turnamen) dari Huang/Ou (dua turnamen), maka Chow/Lai diurutkan di peringkat lebih tinggi.

    Peringkat dunia Chow/Lai dan Huang/Ou per 16 Juni 2016 (sumber: http://bwfbadminton.com/)

  7. Jika ada lebih dari satu pebulu tangkis memiliki jumlah poin peringkat dunia yang sama dan mengikuti turnamen dalam jumlah yang sama banyak, maka pebulu tangkis ini diurutkan pada peringkat yang sama. Misalnya, ada tiga pebulu tangkis di peringkat delapan dunia, maka urutan pada peringkat dunia adalah sebagai berikut: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 8, 8, 11, 12, dst. Contohnya poin peringkat dunia ganda putri China, juara Australian Open Superseries 2016, Bao Yixin/Chen Qingchen, dan juara Japan Open Superseries 2015, Zhao Yunlei/Zhong Qianxin, pada gambar 10. Kedua ganda ini memiliki poin peringkat dunia dan jumlah turnamen yang sama (satu turnamen). Kedua ganda sama-sama berada diperingkat 101 dunia.

    Peringkat dunia Bao/Chen dan Zhao/Zhong per 16 Juni 2016 (sumber: http://bwfbadminton.com/)

  8. Pada turnamen Kejuaraan Dunia atau turnamen level 2, jika pebulu tangkis  mengundurkan diri sebelum bertanding atau mengundurkan diri di tengah  pertandingan saat berhadapan dengan pebulu tangkis kompatriot, pebulu  tangkis yang mengundurkan diri tersebut tidak mendapatkan poin.

Simulasi Penentuan Peringkat Dunia

Mari kita lakukan simulasi penentuan peringkat dunia pebulu tangkis ganda campuran peringkat tujuh besar dunia pasca turnamen Australian Open Superseries (digelar pada 07-12 Juni 2016).

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline