Lihat ke Halaman Asli

Himam Miladi

TERVERIFIKASI

Penulis

Banyak Penulis Belum Memahami Hukum Dasar Menulis Online

Diperbarui: 28 Oktober 2021   07:17

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Keluhan-keluhan seperti itu menandakan banyak penulis belum sepenuhnya memahami 4 Hukum Dasar Menulis Online (ilustrasi diolah pribadi)

"Pembaca K sekarang sudah turun drastis ya?" tanya seorang teman yang rajin menulis di K.

"Kenapa?"

"Coba lihat, artikel ini cuma punya 90 pembaca, tapi sudah masuk kategori terpopuler", katanya sambil menunjukkan screenshot judul artikel spoiler. "Dan itu pun mungkin diraih dengan susah payah. Artikel-artikel biasa apa lagi. Mencapai 50 pembaca saja sudah bagus," lanjutnya.

"Memangnya itu jadi masalah?"

"Ya jadi masalah dong bagi penulisnya. Kalau pembacanya turun, otomatis pendapatan penulisnya juga turun dong. K-Rewardnya jadi sedikit. Dulu bisa mencapai jutaan tiap bulan, sekarang ratusan ribu pun sudah bersyukur."

Ya, akhir-akhir ini memang banyak penulis K yang mengeluhkan hal yang sama. Performa K yang mulai menurun, klik artikel yang jauh lebih sedikit, dan K-Rewards yang hanya cukup buat beli pulsa dan paket data saja.

Bagi saya, keluhan-keluhan seperti itu menandakan banyak penulis artikel di K belum sepenuhnya memahami 4 Hukum Dasar Penulis Digital (Digital Writer Rules):

Pertama, jumlah pembaca yang terlihat tidak ada artinya.

Kedua, jumlah pengikut di media sosial tidak ada artinya.

Ketiga, jumlah Suka yang kita dapatkan tidak berarti apa-apa.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline