Lihat ke Halaman Asli

Peb

TERVERIFIKASI

Pembaca yang khusyuk dan penulis picisan. Dulu bercita-cita jadi Spiderman, tapi tak dibolehkan emak

Walau 2 Kali Kalah dalam Laga Uji Coba, Timnas Indonesia Optimis Berhasil

Diperbarui: 31 Mei 2021   02:22

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Coach STY bersama Timnas Indonesia dalam sesi latihan, sumber gambar ; bolasport.com

Untuk kualifikasi Piala Dunia tahun 2022, Timnas Indonesia sudah tak punya harapan lolos. Tapi di even lain, harapan itu masih terbentang luas...

Timnas Sepakbola Indonesia sudah melakukan dua kali laga ujicoba dengan hasil minus. Laga pertama kalah 2:3  lawan Afganistan pada Selasa (25/5/2021) malam pukul 21.00 WIB.  Laga kedua kalah 1:3  lawan Oman pada Sabtu (29/5/2021) malam pukul 22.00 WIB. 

Kedua pertandingan dilakukan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) tanpa disaksikan penonton dan tidak disiarkan televisi atau dilakukan secara tertutup.

Pertandingan Timnas Indonesia lawan Oman tercatat dalam FIFA sebagai laga resmi yang menentukan skor rangking FIFA bagi kedua tim. Akibat kekalahan lawan Oman menjadikan rangking dunia Timnas Indonesia melorot dua tangga, dari rangking 173 menjadi 175.

Sebelumnya, di kawasan ASEAN, Timnas Indonesia berada di urutan ke 7, akibat kekalan tersebut kemungkin akan turun ke urutan 9! Hiks...

Dua kekalahan laga ujicoba itu membuat banyak pecinta timnas jadi cemas, mengingat bahwa misi Timnas Indonesia ke Dubai adalah mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Timnas Indonesia masih memiliki tiga sisa laga melawan Thailand (3 Juni), Vietnam (7 Juni) dan UEA (11 Juni 2021). Saat ini posisi Timnas Indonesia menempati posisi terbawah dalam grup, dengan nilai 0.

Ketiga laga sisa itu tidak berpengaruh lagi bagi Timnas Indonesia yang sudah dipastikan tersisih, apa pun hasilnya. 

Namun kini urusannya bukan itu, melainkan "Kehormatan Bangsa".  Diharapkan ketiga laga sisa itu dimenangkan Timnas Indonesia, sehingga bisa meninggalkan event kualifikasi piala dunia tersebut dengan kepala tegak.

Punggawa Timnas Indonesia, sumber gambar ; kompastv.com

Bagi coach Shin Tae-yong dan PSSI,  Timnas Indonesia yang kini didominasi materi pemain muda dipersiapkan sebagai laskar utama masa depan untuk dua agenda besar. Pertama ; sebagai pemain yang siap pakai untuk mengangkat peringkat Indonesia dalam rangking FIFA, khususnya di level ASEAN. Kedua, menjuarai SEA Games Vietnam tahun 2021 yang akan digelar bulan November.

Sisa tiga laga kualifikasi piala dunia mau tidak mau harus dimenangkan atau jangan sampai kalah, agar peringkat dunia bisa terangkat. Celakanya, laga melawan Oman kemarin justru menurunkan peringkat Timnas Indonesia sampai dua tangga sehingga urusan menaikkan peringkat jadi lebih berat. 

Kalaupun point didapatkan dalam tiga sisa laga, maka hanya akan mengantarkan pada posisi semula yakni 173-172 Dunia. Aaah, lumayanlah..heu heu heu...

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline