Lihat ke Halaman Asli

Tenggelamnya Kapal Megabahari

Diperbarui: 27 Januari 2023   20:50

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pixabay

"Pak, ada peringatan bahaya dari depan!" Suara itu datang tiba-tiba, membangunkan kapten Sulistyo malam itu. Ia segera meraih remote komandonya, membenarkan topi kaptennya dan segera bergegas memasuki anjungan kapal.

Suasana panik sedang melanda anjungan. Wajah-wajah para kelasi sedang menegang. Beberapa sibuk memegang teropong.

"Ada apa ini?" tanya kapten Sulistyo ikutan panik.

"Maaf pak, sebuah pulau karang besar menghadang kita," balas salah satu kelasi.

"Bagaimana itu terjadi? Sudah berbelok?"

"Sia-sia, hantaman akan terjadi dalam sepuluh detik ini!"

Kapten Sulistyo hanya terdiam, Ia sadar, tidak mungkin mengadakan debat dalam keadaan seperti ini.

"Kalau begitu mundur dengan kecepatan penuh!" perintah kapten Sulisyto.

"Baik, mundur dengan kecepatan penuh!"

Setelah memberikan perintah, kapten Sulistyo segera berlari ke tepian anjungan, mengamati pergerakan kapal. Tampaknya kapal tidak segera mundur. Sementara pulau karang yang menghadang kian dekat.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline