Lihat ke Halaman Asli

Ozy V. Alandika

TERVERIFIKASI

Guru, Blogger

Begini Cara Budidaya Cabai Rawit dari Biji agar Berbuah Lebat dan Tidak Keriting

Diperbarui: 14 Juni 2021   07:10

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Cara menanam cabai rawit agar berbuah lebat. Dok. Ozy V. Alandika

Menanam cabai rawit itu mudah, tapi jika berharap agar si cabai berbuah lebat dan daunnya tidak keriting, itu beda lagi. Diperlukan teknik alias cara budidaya tanaman cabai rawit dari biji agar hasilnya lebih maksimal.

Terang saja, si cabai mini yang juga dikenal dengan sebutan cabai Thailand ini bakal berbuah walaupun tidak dipupuk. Hanya saja, ketika kita tidak menerapkan cara budidaya yang apik, maka penyakit seperti daun keriting dan buah yang busuk sebelum panen bakal sering singgah.

Apa dampaknya jika daun cabai rawit keriting?

Hal terbesar yang bakal petani rasakan ialah, si cabai pedas bakal enggan berbuah lebat bahkan cepat mati. Daunnya menguning, dan buah cabai bakal tampil semakin premium alias semakin kecil.

Lalu, bagaimana sebenarnya cara budidaya cabai rawit yang apik? Entah dirimu mau bertanam cabai rawit di polybag, di pekarangan rumah, di kebun maupun di sawah, sebenarnya panduan menanam serta merawatnya relatif sama.

Baiklah, BosQu, kita ulik cara menanam dan merawat cabai rawit dari biji dalam 5 tahapan berikut:

1. Memilih Benih Cabai Rawit yang Berkualitas

Memilih Benih Cabai Rawit yang Berkualitas. Dok. Ozy V. Alandika

Sebenarnya dirimu mau meracik benih cabai rawit sendiri, atau malah langsung beli di toko benih?

Jika BosQu sudah beli benih rawit, maka tahap ini selesai. BosQu hanya perlu mengecek tanggal kedaluarsa dan memastikan bahwa benih dalam kemasan itu bisa tumbuh semua saat disemai.

Meski begitu, aku tetap akan membagikan cara memilih benih cabai rawit yang berkualitas. Siapa tahu setelah cabai rawit di polybag memerah, dirimu mau mengolah sebagian darinya menjadi bibit, kan?

Nah, terkait dengan pemilihan benih, sebaiknya kita memilih calon biji dari tanaman cabai rawit yang buahnya lebat dan tidak keriting. Sesimpel itu?

Eit, tunggu dulu! Jangan buru-buru memilih cabai yang matang lalu dijadikan bibit. Sebaiknya tunggulah si induk cabai rawit menua, baru setelah itu dipetik buahnya yang paling super.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline